Ikhsan Rumbay Raih Perempat FInal Pertama di BWF Super 300
Kamis, 17 Nov 2022 19:22:33
Majalahbulutangkis.com- Tunggal putra masa depan Indonesia, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay berhasil melaju ke perempat final ajang bulutangkis Australia Open 2022 yang berlangsung di Sydney, Australia.
Ini pencapaian pertama Ikhsan ke babak perempat final di sebuah event BWF dengan level Super 300 berhadiah total 180.000 dolar AS.
Tiket maju ke babak delapan besar didapat Ikhsan usai mengatasi perlawanan Soong Joo Ven. Lewat laga berdurasi 71 menit, wakil Pelatnas Cipayung ini sukses mengalahkan pemain Malaysia itu dengan skor 15-21, 21-18, 21-12.
"Tidak nyangka saya bisa menang, apalagi ini merupakan pertemuan pertama. Tadi kunci kemenangan saya adalah bermain nothing to lose. Saya juga lebih berani, ngotot, dan mengusung daya juang tinggi. Pokoknya, saya tidak mau kalah saja," ujar Ikhsan.
"Pada gim pertama, main saya selalu tertekan. Saya juga salah salah strategi. Awalnya saya mau berinisiatif lebih menyerang dan mengontrol permainan depan, ternyata dia yang malah bisa ngontrol permainan depan," ucap pemain binaan PB Djarum Kudus ini.
Setelah kalah di gim pertama, menurut Ikhsan, pada gim kedua, dirinya merasa lebih yakin bisa mengalahkan lawan. Dengan pola permainan yang dikembangkan, dia bisa membuat Soong jadi lebih sulit untuk mengembalikan shuttlecock yang diarahkan jauh dari jangkauannya. Lawan pun dibuat pontang-panting.
"Di gim kedua, saya batasi serangan lawan. Saya membuat lawan lebih sulit. Lawan bisa saya buat pontang-panting," sebut Ikhsan.
Di gim ketiga, dari awal, Ikhsan bisa mengontrol permainan. Dia juga tampil habisan-habisan. Selain itu, lawan juga makin kesulitan untuk mematikan permainannya.
"Saat unggul jauh, saya makin yakin bisa mengalahkannya. Apalagi lawan juga tambah bingung untuk bisa mematikan permainan saya. Saya lebih berani dan menikmati pertandingan," ujar Ikhsan.
Di perempatfinal, Ikhsan akan bertemu Lu Guang Zu asal China. "Untuk menghadapi pertandingan besok lawan Lu Guang Zu, kondisi saya harus disiapkan. Saya harus berani capek dulu, lebih ditingkatkan daya juang dan semangatnya," tegas Rumbay.
Sayang kemenangan Ikhsan, tidak diikuti rekannya Christian Adinata. Pemain yang menduduki peringkat 80 dunia itu dikalahkan Kodai Naraoka asal Jepang, 11-21, 16-21.
“Dia ulet, rata-rata pemain Jepang itu ulet. Saya belum terbiasa dengan armosfer di turnamen super 300. Karena itu, saya juga jarang bisa ketemu lawan-lawan yang lebih kuat. Sementara Kodai lebih sering bertemu dengan pemain top. Wajar kalau dia punya pengalaman lebih," kata Christian.
“Di gim kedua, sebenarnya ada kesempatan saat saya bisa unggul 8-3. Tetapi permainan saya tidak konsisten. Saat saya unggul malah terburu-buru. Sementara lawan lebih tenang, meski dalam posisi tertinggal," tambah Christian.
Dengan hasil ini, Christian menyebut kekalahan dari Kodai ini harus menjadi pelajaran berharga ke depan. "Ini untuk menghadapi musim depan agar saya lebih siap. Yaitu, bagaimana mengatasi pemain-pemain yang levelnya ada di atas," ujar Christian. (dar)