Hanya Tujuh Wakil Indonesia di All England 2021

Selasa, 16 Maret 2021 10:52:17

 

Majalahbulutangkis.com- Kubu Indonesia hanya mengutus 12 pemain andalannya yang akan turun di tujuh nomor pertandingan di ajang bulutangkis bergengsi Yonex All England Open Championship 2021 yang akan berlangsung di Birmingham, Inggris, 17-21 Maret 2021.

Di nomor tunggal putra tim Merah Putih akan mengandalkan kepada dua pemain terbaiknya Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Di ganda putra diwakili tiga pasangan terbaik Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, serta Fajar Alfian/Muhamad Rian Ardianto. Di ganda putri mengutus pasangan terkuat Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Sedangkan di ganda campuran mengandalkan juara bertahan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Satu-satunya nomor yang tidak mengutus wakil adalah di tunggal putri. Sesungguhnya nama Gregoria Mariska Tunjung sudah terdaftar dan masuk dalam undian pertandingan dimana di babak pertama ia akan menghadapi Line Christophersen (Denmark) di babak pertama.  Namun, akibat mengalami cedera pemain binaan PB.Mutiara Bandung ini urung berangkat ke Inggris.

Begitu pula tunggal putra senior Tommy Sugiarto yang kini menempuh jalur karir profesional urung tampil ke All England dengan alasan pribadi yang tidak bisa diungkapkan. Padahal, nama Tommy juga sudah masuk dalam daftar undian dan akan berhadapan dengan Kidambi Srikanth (India) di babak pertama.

Para pemain Indonesia juga berada di Birmingham setelah berangkat dari Jakarta sejak Jumat malam lalu (12/3). Seluruh pemain dan anggota tim juga sudah menjalani vaksinasi kedua yang dilakukan Jumat pagi (12/3) di RSON Cibubur, Jakarta Timur. Dua pekan sebelumnya vaksinasi pertama dilakukan di Istora Senayan Jakarta.

Kevin/Marcus yang sudah satu tahun absen di turnamen internasional mengaku antusias akhirnya bisa kembali berlaga. All England 2020 adalah catatan terakhir kali mereka turun berlaga. Saat itu, The Minions harus puas keluar sebagai runner up usai dikalahkan pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Hiroyuki Endo di partai puncak dengan skor 18-21, 21-12, 19-21.

 "Ya kangen saja mau main, karena sudah lama kan tidak merasakan pertandingan. Secara persiapan sudah cukup bagus. Saya dan Kevin sudah ok. Kevin juga sudah pulih 100 persen. Intinya kami siap tanding," ujar Marcus.

Satu tahun tidak bertanding ditambah jarangnya turnamen digelar imbas dari pandemi Covid-19, membuat Marcus/Kevin harus kembali meraba persaingan di ganda putra. Mereka mengaku akan banyak perubahan dari lawan-lawannya.

"Lawan-lawan kami pasti ada dan banyak perubahan, tapi apapun itu kami harus siap terus," ucap Kevin.

"Kami waspadai semua lawan ya karena sudah lama tidak bertemu dan mereka pasti ada perkembangan. Nah sulitnya kami belum bisa mengukur seperti apa perkembangannya karena biasanya setiap bulan pasti main dan ada evaluasinya. Kalau sekarang kan tidak tahu. Kami fokus mau lihat dari babak pertama dulu," sambung Marcus.

Di babak pertama, pasangan pemilik dua gelar All England ini akan menghadapi Jones Rafly Jansen/Peter Kaesbauer asal Jerman. Ini merupakan pertemuan pertama antar keduanya.

"Secara peluang ramailah. Jadi kami akan mencoba melakukan yang terbaik. Ingin juara pasti, tapi satu-satulah melihatnya. Tidak boleh terlalu berambisi," tutur Marcus.

All England 2021 dihelat di Utilita Arena Birmingham dengan menggunakan sistem gelembung dan tanpa penonton. Penerapan tanpa penonton umum sebetulnya juga sudah dilakukan pada perhelatan tahun 2020 lalu.

Di sisi lain, hadiah total ajang All England 2021 juga mengalami penurunan. Jika tahun lalu masih menyediakan hadiah total 1,1 juta dolar AS (Rp 16 miliar), kali ini hadiah total berkurang menjadi 850.000 dolar AS (sekitar Rp 12 miliar). (MB-01)