Garuda Muda Sukses di BATC, Ketum PBSI Klaim Regenerasi Oke

Senin, 21 Febuari 2022 09:39:31

 

Majalahbulutangkis.com- Tim putra dan putri Badminton Asian Team Championships (BATC) 2022 Indonesia pulang ke Tanah Air dengan kepala tegak. Tim putri sukses mencatatkan sejarah: pertama kali menapak final dan kali pertama menjadi juara. 

Hebatnya, capaian prestisius itu ditoreh tanpa diperkuat pemain-pemain senior Pelatnas Cipayung. PBSI menurunkan banyak pemain muda dan minim pengalaman bertanding beregu berlevel internasional. Wajar, prestasi Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna. 

"Saya apresiasi dan salut atas prestasi tim putri yang sukses merebut gelar juara pada Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu. Ini sebuah prestasi yang sangat membanggakan kita semua," kata Agung dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PBSI, Senin (21/2) pagi.

Dalam partai final yang berlangsung di Setia City Convention Centre, Shah Alam, Selangor, Malaysia, Minggu (20/2), tim putri tampil sebagai juara dengan mengalahkan Korea Selatan 3-1. 

"Ini prestasi yang harus dicatat dalam sejarah perjalanan prestasi bulutangkis Indonesia. Untuk kali pertama tim putri Indonesia bisa menjuarai Kejuaraan Asia Beregu," ucap Agung.

Di mata Agung, keberhasilan kali ini terasa lebih spesial lagi. Pasalnya, pemain-pemain yang masuk tim putri sebagian besar adalah pebulutangkis pelapis. Bahkan, banyak di antara mereka yang baru pertama kali tampil membela tim 'Merah Putih' di Kejuaraan Asia ini.

 Ini membuat Agung berani mengklaim bahwa regenerasi yang dilakukan PBSI di Pelatnas Cipayung telah berjalan dengan baik. 

"Ternyata, kepercayaan yang kita berikan kepada pemain pelapis, bisa dijawab dengan prestasi. Ini menandakan bahwa regenerasi pemain telah berjalan baik dan berada di jalur yang tepat," tegas Agung.

Sayangnya, keberhasilan tim putri tak bisa diikuti oleh tim putra. Chico Aura Dwi Wardoyo dan kawan-kawan menyerah di tangan tuan rumah, Malaysia, dengan skor telak 0-3. Tim putra Malaysia memang diperkuat pemain-pemain topnya macam tunggal Lee Zii Jia dan ganda Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Mereka merupakan tim yang juga bertanding di Piala Thomas 2020 yang digelar di Denmark pada 2021. 

Kenyataan ini yang membuat Agung juga tak segan memuji penampilan Chico dan kawan-kawan yang berhasil menembus final meski gagal membawa pulang trofi juara. 

"Untuk tim beregu putra, meski kalah di final lawan Malaysia yang turun full team, tetap merupakan prestasi besar. Saya pun  memberikan apresiasi kepada para pemain pelapis atas perjuangan tanpa lelah dan bisa tampil ke final," ungkap Agung.

"Terima kasih kepada semua pemain, baik putra maupun putri, juga pelatih dan tim pendukung. Prestasi kalian sangat membanggakan dan semoga bisa menjadi pelipur saat pandemi kembali melanda Tanah Air," tambahnya. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI