Djarum Superliga 2019: Putra Djarum Kudus Rebut Gelar Juara

Minggu, 24 Febuari 2019 20:08:18

 

Majalahbulutangkis.com- Tim putra PB.Djarum Kudus sukses merobohkan dominasi tim Musica Trinity di ajang Djarum Superliga Badminton. Juara empat kali ini harus rela kehilangan gelar juara setelah di laga final Djarum Superliga Badminton 2019 harus mengakui keunggulan PB.Djarum 1-3 di Gedung Sabuga, Bandung, Minggu (24/2).

Kubu Musica sempat optimis ketika di partai pembuka, Anthony Sinisuka Ginting sukses mengalahkan tunggal pertama PB.Djarum, Ihsan Maulana Mustofa dalam laga tiga game 21-15, 20-22, 21-18.

Namun di partai kedua yang menampilkan partai ganda, pasangan andalan PB.Djarum Mohamad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo sukses menyamakan kedudukan 1-1 setelah mengalahkan pasangan Fajar Alfian/Vladimir Ivanov dua game langsung 21-18, 21-14.

PB.Djarum berbalik unggul 2-1 tatkala di partai ketiga Shesar Hiren Rustavito di luar dugaan mampu mempecundangi peraih medali emas Asian Games 2018, Jonatan Christie di partai ketiga dalam pertarungan tiga game 19-21, 25-23, 21-14.

Sukses PB.Djarum akhirnya ditentukan di partai keempat yang kembali memainkan nomor ganda. Pasangan asal Korsel, Kim Sa Rang/Lee Yong Dae yang turun di partai keempat tak kuasa membendung penampilan apik dari pasangan kedua PB.Djarum,  Akbar Bintang Cahyono/Berry Angriawan, dan menyerah 15-21 dan 11-21.

"Kuncinya tadi di Vito, begitu Vito menang kami main santai dan nothing to lose. Kalaupun kalah masih ada partai kelima. Jadi kami main lepas dan maksimal,” kata Berry dalam konferensi pers usai pertandingan di Gedung Sabuga, Bandung.

“Saya senang karena bisa membawa PB Djarum jadi juara. Karena saya dari kecil kan sudah di PB Djarum, jadi bangga bisa membawa kemenangan PB Djarum,” ujar Akbar.

Kemenangan PB Djarum menjadi yang pertama kali di Djarum Superliga Badminton. Sebelumnya capaian tertinggi PB Djarum merupakan runner up pada tahun 2015 dan 2017. Yang menarik, pada keikutsertaannya tahun ini PB.Djarum hanya menggunakan pemain-pemain binaan sendiri alias tidak merekrut pemain asing.

“Saya rasa persiapan PB Djarum sangat mantap tahun ini. Baik di nomor ganda maupun tunggal sama-sama punya kekuatan yang merata. Kita semua harus salut dan bangga kepada PB Djarum karena bisa juara walaupun tanpa diperkuat pemain asing. Kita harus ikut senang dengan hal itu, karena artinya kualitas pemain Indonesia semakin membaik,” ungkap Manajer tim Musica Trinity, Effendy Widjaja.

Sudah mengikuti perjalanan Djarum Superliga Badminton sejak 2013 hingga sekarang, tidak ada perubahan terlalu signifikan dari komposisi pemain yang diracik PB Musica Trinity. Bahkan, materi pemain yang diturunkan tahun ini, hampir 90 persen materi pemainnya sama dengan superliga 2017 lalu.

“Selama kita menang, kita mau pemain yang sama. Jadi kita mau mempertahankan itu karena kita semua sudah seperti keluarga. Selain itu, keikutsertaan Musica di kejuaraan ini hanya sebatas meramaikan dan memeriahkan. Jadi kita memang tidak ada perubahan komposisi pemain yang terlalu banyak,” jelasnya. (MB-02)