French Open 2019: Anthony dan Jonatan Merangsek ke Semifinal
Sabtu, 26 Oktober 2019 10:47:29
Majalahbulutangkis.com- Dua tunggal putra terbaik Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie memastikan diri ke semifinal ajang bulutangkis French Open 2019 di Paris.
Sukses keduanya melaju babak 4 Besar ajang BWF Super 750 berhadiah total 750.000 dolar AS tersebut memang patut diacungi jempol karena harus dilalui dengan perjuangan berat melewati pemain top dunia.
Anthony lebih dulu melaju ke semifinal setelah sebelumnya di perempat final Jumat (25/10) mampu menumbangkan unggulan teratas sekaligus pemain nomor 1 dunia Kento Momota (Jepang) dua game langsung 21-10, 21-19.
Kemenangan ini menjadi hasil yang menggembirakan, karena Anthony akhirnya bisa menaklukkan pemain rangking satu dunia tersebut. Dari 13 pertemuan, Anthony tercatat baru mengantongi tiga kemenangan. Pada enam pertemuan terakhir pun, Anthony masih harus mengakui keunggulan Momota.
“Saya bersyukur hari ini bisa memenangkan pertandingan. Dari awal saya coba untuk memegang jalannya pertandingan. Strategi yang saya rancang dari awal juga berhasil saya lakukan di lapangan. Selain itu saya rasa Momota juga terlihat capek. Setelah juara di Denmark Open, di sini juga dia mainnya ketat terus dari babak pertama,” kata Anthony.
Anthony membuka game pertama dengan kemenangan telak 21-10. Di awal game kedua, Anthony juga unggul 4-0, 6-1 dari Momota. Momota pun tak tinggal diam, secara perlahan ia mendekati poin Anthony hingga posisi imbang 9-9. Anthony sempat tertinggal 14-17, namun akhirnya pemain besutan klub SGS PLN Bandung itu berhasil membukukan kemenangannya, 21-19.
“Lawan Momota selalu tidak mudah. Di lapangan Momota bisa menyembunyikan rasa capeknya dan mengatur strategi untuk mengatasi hal tersebut,” ujar Anthony mengenai Momota.
Jonatan juga tak kalah cemerlang. Meski dipaksa bermain tiga game Jonatan mampu mengalahkan pemain muda Denmark, Anders Antonsen 17-21, 21-19, 21-16 dalam waktu 72 menit.
Di game pertama Jonatan sebenarnya berpeluang untuk langsung merebut kemenangan. Sebab ia mampu unggul jauh 12-4 dari Antonsen. Namun setelahnya, Jonatan mengatakan banyak melakukan kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan. Jonatan pun harus merelakan game pertamanya.
“Pertama-tama saya mengucap syukur, terima kasih Tuhan Yesus yang sudah memberikan kemenangan buat saya hari ini. Antonsen bermain sangat bagus hari ini. Di game pertama saya cukup kecewa karena sebenarnya saya sudah unggul. Tapi saya melakukan banyak kesalahan sendiri,” ujar Jonatan.
Pada game dua, Jonatan yang bisa unggul di awal, lagi-lagi tersusul oleh Antonsen. Tapi Jonatan rupanya tak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Ia terus berusaha mengejar poin hingga akhirnya bisa menang 21-19.
Sama-sama mengantongi satu kemenangan, Antonsen di awal coba menekan perolehan angka Jonatan. Namun hal tersebut tak berlangsung lama, karena Jonatan akhirnya bisa melesat melampaui skor Antonsen 14-9, 17-12 dan akhirnya menang 21-16.
“Di game kedua saya juga sudah unggul tapi tersusul lawan lagi. Di situ saya hanya berusaha melakukan yang terbaik, hingga akhirnya bisa menang di game kedua. Di game ketiga saya rasa dia cukup capek karena saya paksa main reli. Saya terus coba yang terbaik,” lanjutnya.
Di babak semifinal Sabtu (26/10), Anthony akan berhadapan dengan pemain senior Tiongkok, Chen Long yang sebelumnya mengandaskan perlawanan pemain Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito dua game langsung 21-19, 21-12. Sedangkan di semifinal lainnya Jonatan akan menjajal Viktor Axelsen (Denmark) yang sebelumnya mengalahkan Ng Ka Long Angus (Hong Kong) 21-17, 21-16. (MB-01)