BWC 2022: Berharap Akhir Kutukan Juara The Minions

Jumat, 29 Juli 2022 14:28:09

 

Majalahbulutangkis.com- Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sudah berpasangan sejak 2015. Banyak gelar juara telah mereka rangkai selama tujuh tahun. Meski demikian, belum semua turnamen bergengsi bisa mereka juarai. 

Dua di antaranya adalah Olimpiade dan BWF World Championships (BWC) atau Kejuaraan Dunia Bulutangkis. Ini yang membuat Kevin menolak dipisah dari Marcus saat ini. Marcus belum mendapatkan kembali kondisi dan bentuk permainan terbaiknya pasca menjalani operasi di kedua engkelnya pada awal April lalu. 

Marcus/Kevin bahkan harus melewatkan sejumlah turnamen lantaran Marcus masih harus melanjutkan proses pemulihannya. Dua turnamen terakhir yang mereka ikuti adalah Indonesia Masters Super 500 dan Indonesia Open Super 1000 pada Juni. Ganda berjuluk The Minions ini terhenti di semifinal Indonesia Masters dan perdelapan final Indonesia Open. 

"Masih banyak (target yang belum tercapai) yang paling besar sih Olimpiade, yang terdekat 2024, jadi tentunya mau menang secepat mungkin," kata Kevin dikutip dari kanal YouTube PB Djarum pada 27 Juni lalu. 

"Memang setiap Olimpiade pasti latihannya lebih keras. Sehari tetap dua kali cuma cara latihannya yang berbeda. Tak ada rencana (berpisah), soalnya Marcus juga masih ingin terus bermain juga sebagai atlet. Kita punya visi-misi dan tujuan yang sama, yaitu menang terus dan itu memang keinginan kita," tambahnya. 

Juara Indonesia Open 2021 pada 28 November menjadi gelar terakhir yang direbut The Minions. Di final, mereka mengalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Namun, bila tak kunjung ikut turnamen atau juara lagi, ganda Jepang ini berpotensi melengserkan Marcus/Kevin dari ranking 1 dunia yang telah mereka kuasai lebih dari 200 pekan, tepatnya sejak 27 September 2017. Pada Mei lalu, Takuro/Yugo menggusur Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dari peringkat 2 dunia. 

BWC 2022 di Tokyo, Jepang, 22-28 Agustus, diharapkan bakal jadi partai pertama The Minions setelah Marcus pulih. Namun, mungkin sulit bagi Marcus/Kevin untuk langsung bermain hebat. Japan Open Super 750 di Osaka, 30 Agustus-4 September, boleh jadi The Minions sudah bisa bermain lebih baik. 

BWC seperti menjadi kejuaraan kutukan bagi Marcus/Kevin. Pasalnya, dari tiga keikutsertaan sebelumnya, mereka selalu gagal juara. Pada 2017 dan 2018, The Minions mencapai perempat final, masing-masing kalah dari ganda Tiongkok Chai Biao/Hong Wei dan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda asal Jepang. 

Pada 2019, mereka mentok di perdelapan final akibat takluk dari ganda Korea Selatan, Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae. BWC tak digelar pada 2020 dan Marcus/Kevin memutuskan mundur pada 2021. 

Ahsan/Hendra justru telah tiga kali menjadi juara BWC (2013, 2015, 2019). Hendra bahkan sudah empat kali juara. Di samping tiga kali bersama Ahsan, Hendra juga juara bersama Markis Kido pada 2007. 

Peluang Indonesia menjuarai sektor ganda putra BWC sesungguhnya cukup terbuka. Pasalnya, performa ganda-ganda putra 'Merah Putih' pada 2022 sangat kompetitif. Di luar The Minions dan The Daddies yang memang masih belum meraih gelar tahun ini, dua ganda lainnya, yang juga berhak ikut BWC 2022, telah berprestasi. 

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bahkan tujuh kali mencapak final dan berhasil menjuarai tiga di antaranya, yakni Swiss Open Super 300, Indonesia Masters Super 500, dan Malaysia Masters Super 500. 

Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri hadir di Tokyo dengan predikat juara All England Open Super 1000 pada 2022. Namun, performa ganda berakronim BaKri ini tak bisa dimungkiri mengkhawatirkan pasca menjadi juara. Capaian terbaik mereka hanya semifinal Korea Open Super 500 dan perempat final Korea Masters Super 300. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI