[BAC 2022] Indonesia Kerahkan Skuad Terkuat

Selasa, 19 April 2022 12:18:08

 

Majalahbulutangkis.com- Indonesia tak main-main demi meraih medali emas di Badminton Asia Championships (BAC) atau Kejuaraan Asia 2022 yang dihelat di Muntinlupa Sport Complex, Muntinlupa, Filipina, 26 April-1 Mei. 

Maklum, sudah terlalu lama wakil 'Merah Putih' tak terlihat di podium tertinggi kejuaraan bulutangkis perorangan terbesar di Asia tersebut.

Medali emas di sektor ganda campuran yang direbut Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di Wuhan, Tiongkok, pada 2015 jadi yang terakhir bagi Indonesia. 

Masuk akal, Indonesia menurunkan skuad terkuat di masing-masing sektor. Total ada 20 wakil yang diterjunkan. Di tiap sektor, Indonesia menurunkan empat wakil. 

Empat tunggal putra terbaik dipastikan hadir, yakni Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, dan Chico Aura Dwi Wardoyo. Memang tak bisa disangkal, cuma Jojo yang memperlihatkan permainan meyakinkan sejauh ini di musim 2022. 

Pemain berusia 24 tahun ini sukses merangsek ke final di dua turnamen terakhir yang diikutinya, yakni Swiss Open BWF World Tour Super 300 dan Korea Open BWF World Tour Super 500. Sayangnya, Jojo hanya mampu juara di Swiss Open. 

Penampilan dua tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani (KW), bisa dibilang agak jomplang. Kedua pemain ini menjadi pemain inti ketika tim putri Indonesia mengukir sejarah saat menjuarai Badminton Asia Team Championships (BATC) di Selangor, Malaysia, pada Februari. 

Grego dan Putri KW sama-sama baru mengikuti dua turnamen tahun ini. Di samping BATC, Grego tampil di All England BWF World Tour Super 1000 dan Putri KW turun di Orleans Masters BWF World Tour Super 100. Hasil yang mereka dulang bertolak belakang. 

Grego langsung kandas di babak I setelah kalah dari bocah ajaib dari Korea Selatan, An Se Young. Mirisnya, setelah itu, Grego tak bisa tampil di turnamen berikutnya karena terkonfirmasi positif Covid-19. 

Di Orleans Masters, Putri KW justru sanggup menjadi juara dengan menggebuk pemain senior Amerika Serikat, Iris Wang, di final. 

Indonesia masih berpeluang menambah dua wakil di tunggal putri. Syaratnya, Stephanie Widjaja dan Komang Ayu Cahya Dewi mampu melewati babak fase grup. Ada empat grup yang masing-masing diisi tiga peserta. Juara dari tiap grup akan masuk ke babak utama. 

Stephanie bergabung di Grup B bersama Fathimah Nabaaha Abdul Razzaq (Maladewa) dan Jannelle Anne Andreas (Filipina). Komang berada di Grup D dengan Myisha Mohd Khairul (Malaysia) dan Mikaela Joy De Guzman (Filipina). 

Di ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tak bisa ambil bagian di Filipina. Marcus masih harus menjalani masa pemulihan pasca operasi engkel di Portugal pada awal April. 

Meski begitu, empat ganda yang dikerahkan diyakini bisa menggondol medali emas. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan kini menjadi tumpuan. Hendra telah dua kali meraih medali emas BAC ketika berpasangan dengan Markis Kido, masing-masing di Hyderabad 2005 dan Suwon 2009.    

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto diharapkan mempertahankan level performa yang membawa mereka menembus final di dua turnamen terakhir, yakni Swiss Open BWF World Tour Super 300 dan Korea Open BWF World Tour Super 500. FajRi menjuarai Swiss Open dan menjadi runner-up di Korea Open. 

Bagi Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, tahun ini menjadi debut mereka di BAC. Namun, dari sisi penampilan sejauh ini pada 2022, Bagas/Fikri lebih meyakinkan daripada Pramudya/Yeremia. 

Dari empat turnamen yang sama-sama mereka ikuti (All England, Swiss Open, Korea Open, dan Korea Masters), hasil yang ditoreh BaKri lebih baik ketimbang Pram/Yere. BaKri menjuarai All England, semifinalis Korea Open, dan perempat finalis Korea Masters. Semifinalis Swiss Open menjadi hasil terbaik Pram/Yere. 

Yang menarik, Indonesia memainkan empat ganda putri muda dan berstatus debutan di BAC 2022. Jika pun ada yang pernah mencicipi BAC, itu hanya Siti Fadia Silva Ramadhanti, yang di BAC 2022 nanti menjadi tandem Ribka Sugiarto. Siti Fadia tampil bersama Agatha Imanuela di BAC 2019 dan langsung tersingkir di babak 32 besar dari ganda Thailand, Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai. 

Di sektor ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi tumpuan Indonesia meraih gelar juara. Meski tak lagi menjadi bagian dari Pelatnas PBSI, ganda yang kini bernaung di PB Djarum lebih berpengalaman dibandingkan tiga ganda campuran Indonesia lainnya. 

Praveen/Melatih telah dua kali turun di BAC. Pada 2018, mereka langsung terhenti di babak 32 besar dan di tahun berikutnya, mereka mentok di babak 16 besar. 

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari baru satu kali bermain di BAC. Itu terjadi pada 2019 dan mereka kalah dari Yuta Watanabe/Arisa Higashino pada babak 16 besar. Apesnya, Rinov/Pitha bertemu dengan ganda Jepang ini lagi pada babak 32 besar BAC 2022. 

Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati baru akan melakoni debut mereka di BAC tahun ini.

JADWAL WAKIL INDONESIA DI BAC 2022
TUNGGAL PUTRA
Chico Aura Dwi Wardoyo vs Kento Momota (Jepang/1)
Jonatan Christie (4) vs B. Sai Praneeth (India)
Shesar Hiren Rhustavito vs Lin Chun Yi (Taiwan)
Anthony Sinisuka Ginting (2) vs Sitthikom Thammasin (Thailand)

TUNGGAL PUTRI
Putri Kusuma Wardani vs Kim Ga Eun (Korsel)
Gregoria Mariska Tunjung vs Zhang Yi Man (Tiongkok)

GANDA PUTRA 
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (1) vs Hiroki Okamura/Masayuki Onodera (Jepang)
Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri vs Akira Koga/Taichi Sato (Jepang)
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (4) vs Arjun M.R./Dhruv Kapila (India)
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan vs Manu Attri/B. Sumeeth Reddy (India)

GANDA PUTRI
Lanny Tria Mayasari/Jesita Putri Miantoro vs Yoyo Ng Tsz Yau/Tsang Hiu Yan (Hong Kong)
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto vs Kim So Yeong/Kong Hee Yong (Korsel/3)
Meilysa Trias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose vs Du Yue/Li Wen Mai (Tiongkok)
Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi vs Zhang Shu Xian/Zheng Yu (Tiongkok)

GANDA CAMPURAN
Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso vs Andy Kwek/Jin Yu Jia (Singapura)
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (4) vs Venkat Gaurad Prasad/Juhi Dewangan (India)
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong/6)
Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati vs Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang/2)

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI