Tim Putri Indonesia Kalahkan Malaysia 3-2

Senin, 21 Mei 2018 22:33:48

Majalahbulutangkis.com- Tim putri Indonesia harus kerja keras untuk menyisihkan tim Malaysia dengan skor tipis 3-2 di penyisihan Grup D Piala Uber 2018 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Senin (21/5).

Kubu Indonesia sempat ketar-ketir ketika lebih dulu tertinggal 0-1 saat tunggal pertama Fitriani dipaksa mengakui keunggulan tunggal utama Malaysia, Soniia Cheah dalam laga tiga game 21-10, 17-21, 14-21 dalam waktu 59 menit.

“Di awal game Fitri bisa menang dan mungkin lawan masih ada rasa tegang atau nggak enak, karena banyak mati sendiri. Di game kedua justru Fitri yang rada ragu-ragu pukulannya karena menang angin. Dan kaki saya agak lambat,” kata Fitriani.

Fitriani dan Soniia sebenarnya sudah tiga kali berhadapan sebelumnya. Rekor pertemuan mereka 2-1 untuk keunggulan Fitriani. Pertemuan terakhir mereka terjadi di All England 2018. Saat itu Fitriani menang 16-21, 21-18 dan 21-9.

Namun, harapan mulai terbuka ketika di partai kedua ganda putri terbaik Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu berhasil mengatasi pasangan Yea Ching Goh/Lee Meng Yean dua game langsung 21-13, 21-14.

Tak ada kesulitan bagi Greysia/Apriyani untuk mengatasi game pertamanya. Keduanya terus memimpin jalannya pertandingan dari lawan. Di game kedua, meski sempat ketat di awal, Greysia/Apriyani kembali berhasil mengatasi kesulitannya tersebut.

“Puji Tuhan kami bisa menyumbangkan poin untuk tim, semoga itu bisa menjadi pembuka buat temen-temen yang nanti main. Kami berharap mereka bisa tampil maksimal dan memberikan yang terbaik,” kata Greysia.

“Mereka walaupun bukan pasangan asli, tapi sebagai individu punya kekuatan masing-masing. Jadi nggak bisa dibilang mudah juga,” tambah Apriyani.

Kubu Indonesia pun berbalik unggul 2-1 ketika tunggal kedua Gregoria Mariska Tunjung sukses menyumbang poin berkat kemenangan melawan
Goh Jin Wei dua game langsung 22-20, 21-16.

Pertandingan ini merupakan yang kelima kalinya buat Gregoria dan Goh. Dari rekor pertemuannya, Gregoria tercatat kalah 1-3 dari tunggal putri Malaysia tersebut.

“Dari head to head saya kalah dari dia, jadi tadi saya main lepas aja, nggak mikirin hasilnya gimana. Soalnya kan pertandingan beregu, apapun bisa terjadi. Siapa tahu dia mendapat tekanan yang lebih. Tapi dari di lapangan tadi saya lebih percaya diri dan puji Tuhan permainan saya keluar,” kata Gregoria.

“Tadi saya nggak mikirin tekniknya gimana. Kami sudah sering ketemu, dia sudah tahu saya bagusnya dimana, saya juga sudah tahu dia bagusnya dimana. Jadi tadi siapa yang lebih siap di lapangan saja. Tadi di game pertama, pada poin-poin kritis dia terlalu buru-buru. Malah menguntungkan buat saya,” imbuh Gregoria.

Kemenangan Indonesia akhirnya ditentukan oleh pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta berkat kemenangan melawan Chow Mei Kuan/Vivian Hoo melalui rubber game dengan skor 24-22, 20-22 dan 21-12.

“Kami main normal aja, nggak mikir main beregu atau perorangan, yang penting melakukan yang terbaik aja,” kata Rizki.

Di partai kelima yang tak menentukan, tunggal ketiga Indonesia Ruselli Hartawan gagal mengatasi lawannya Selvaduray Kisona lewat laga tiga game 23-21, 21-23, 13-21 dalam waktu 61 menit. Skor 3-2 pun berakhir untuk kemenangan tim Indonesia. (MB-01)