Tim Indonesia Penuhi Target Sebagai Semifinalis
Minggu, 24 Maret 2019 11:26:07
Majalahbulutangkis.com- Sesuai target yang dicanangkan sejak awal oleh PBSI, tim Indonesia akhirnya benar hanya mampu melangkah maksimal hingga mencapai babak semifinal di ajang Badminton Asia Mixed Team Championships 2019 di Hong Kong.
Shesar Hiren Rhustavito dkk gagal melanjutkan kiprahnya hingga ke babak final setelah di babak 4 Besar Sabtu (23/3) menyerah di tangan unggulan pertama tim Jepang dengan skor telak 0-3.
Kendati gagal namun Ketua Bidang Pembinaan PBSI, Susy Susanti mengaku tak kecewa karena sejak awal tim Indonesia yang tampil dengan para pemain lapis kedua hanya ditargetkan mencapai semifinal.
“Sesuai dengan prediksi kami, bahwa targetnya semifinal. Bukannya nggak mau juara tapi kan lihat dari kekuatan, kami realistis. Dari tim kami tidak membawa pemain inti, begitu juga dari negara lain. Secara target dan keseluruhan semua berjalan lancar,” ujar Susy.
“Saya melihat penampilan para atlet hari ini sebenarnya bisa lebih baik dari itu. Untuk Vito (Shesar Hiren Rhustavito) sudah sesuai harapan. Dia sudah maksimal. Tapi untuk yang lain, saya sebenarnya berharap masih lebih dari itu. Ada beberapa yang kurang keluar mainnya. Lalu juga ada yang strateginya agak salah. Tapi secara keseluruhan bisa dibilang ini kan pemain pelapis, jadi ini bisa untuk pembelajaran buat mereka kedepannya,” kata Susy lagi..
Indonesia tak berhasil mencuri satu poin pun dari Jepang yang juga menurunkan para pemain lapis kedua di ajang beregu campuran se-Asia ini. Di partai pertama yang memainkan partai ganda putra, pasangan Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Frengky Wijaya Putra kalah dua game langsung dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan skor 11-21, 18-21.
Menyusul di partai kedua yang mempertandingkan nomor tunggal putri, Ruselli Hartawan tak mampu mengantisipasi permainan atlet senior asal Jepang, Sayaka Takahashi. Ruselli juga kalah dua game langsung, 15-21, 15-21.
Kekalahan tim Indonesia tak terelakkan setelah di partai ketiga yang memainkan nomor tunggal putra, andalan Indonesia Shesar Hiren Rhustavito yang sempat membuka peluang dengan memenangkan game pertama, akhirnya dipaksa menyerah di tangan Kanta Tsuneyama dengan skor 21-15, 17-21, 16-21.
“Pastinya kecewa karena kalah. Main secara keseluruhan saya masih belum bisa mengatasi kesulitan di lapangan dengan baik. Game pertama sudah bisa ambil. Tapi di game kedua main kurang tenang, nggak bisa main lepas. Akhirnya kecolongan. Game ketiga sudah mulai enak lagi kaya pertama, sudah leading juga 11-7. Tapi waktu pindah lapangan kehilangan tiga empat poin, mainnya langsung blank. Saya kurang tenang dalam menghadapi masalah. Kurang sabar,” jelas Shesar.
“Posisi lapangan hari ini beda dengan kemarin, diubah posisinya. Arah angin juga berubah lagi. Jadi adaptasi lagi. Di game pertama saya kalah angin, mainnya lepas aja. Pas game kedua, lawan main seperti pola saya, saya nggak bisa mengatasi. Kesulitan kami di lapangan tadi kurang lebih sama. Cuma dia lebih bisa mengatasinya, sementara saya masih kurang,” tambah atlet binaan PB.Djarum tersebut. (MB-01)