Tanpa Wakil Indonesia di Final Swiss Open 2023

Minggu, 26 Maret 2023 09:46:49

 

Majalahbulutangkis.com- Kubu Indonesia gagal meloloskan satu pun wakilnya di babak final ajang bulutangkis Swiss Open 2023 Super 300 yang digelar di Basel, Swiss.

Tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung serta ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menjadi wakil Merah Putih terakhir yang bertahan hingga semifinal Sabtu kemarin (25/3).

Gregoria gagal mewujudkan harapannya bisa merebut gelar pertamanya di level Super 300 setelah dikalahkan andalan Thailand, Pornpawee Chochuwong dalam laga tiga game 21-18, 13-21, 17-21 selama 71 menit.

Dengan hasil tersebut Gregoria harus puas mendapatkan hadiah 3.045 dolar AS serta tambahan 4.900 poin sebagai semifinalis. Kemungkinan besar peringkatnya pekan depan akan terdongkrak lagi ke posisi 12 BWF menggeser Busanan Ongbangrungpan (Thailand).

“Saya bersyukur karena makin ke sini rasanya, saya mainnya makin lumayan. Tetapi, tadi ada beberapa evaluasi yang memang harus diperhatikan sekali, seperti stamina. Pada gim ketiga kelihatan sekali, meskipun sebenarnya mungkin kita sama-sama lelah, tapi memaksanya saya masih kelihatan kurang. Tadi lawan beberapa kali memberi pressure, tapi saya malah seperti tidak bisa lepas dari tekanan lawan,” ungkap Gregoria usai laga.

“Sebetulnya saya ingin hasil yang lebih. Sebetulnya saya lihat ada jalan di sini untuk lolos ke final yang walaupun itu tidak gampang. Tetapi sebetulnya saya bisa. Tapi sangat disayangkan saya tidak bisa memanfaatkan kesempatan itu,” tukas pemain binaan PB Mutiara Cardinal Bandung ini.

Setelah penampilannya di Swiss Gregoria akan melanjutkan kiprahnya di ajang Spain Masters di Madrid bersama rekannya Putri Kusuma Wardani yang sudah lebih dulu kandas di perempat final melawan Pornpawee.

“Saya ingin recovery yang bagus dulu. Karena jujur, lumayan melelahkan juga di pertandingan kali ini. Apalagi beberapa hari kemarin saya sempat flu berat. Jadi saya coba ingin recovery sebaik mungkin. Menjaga badan, minum vitamin, makan teratur, istirahat tidur juga teratur. Mungkin sisanya saya akan coba beradaptasi dengan kondisi lapangan dan cuaca di Madrid nanti seperti apa, saya akan lihat juga,” tutur Gregoria.

Sementara di laga sebelumnya pasangan Apriyani/Siti Fadia terpaksa tidak bisa melanjutkan pertandingan dalam kedudukan 17-21, 10-16 saat menghadapi pasangan senior Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Apriyani mengeluh bahu kanannya sakit sehingga tidak bisa lagi mengayunkan raket dengan sempurna.

“Cedera bahu kanan ini pasti sangat mengganggu. Kalau tidak mengganggu pasti saya tidak akan retired. Namanya atlet pasti ada namanya cedera. Saya hanya berpikiran untuk ke depan. Daripada juga maksa tapi malah makin berat cederanya. Saya juga sudah diskusi dengan Fadia dan pelatih. Jadi saya lebih baik mundur agar cederanya tidak makin parah. Minta doanya saja supaya saya bisa balik main lagi,” ujar Apriyani.

Belum diperoleh informasi apakah Apriyani/Fadia akan terus melanjutkan kiprahnya di ajang Spain Masters pekan berikutnya. Dalam daftar peserta pasangan ini ditempatkan sebagai unggulan teratas ganda putri. (dar)