Taipei Open 2022: Komang Terhenti Meski Tampil Bertaji
Kamis, 21 Juli 2022 14:26:54
Majalahbulutangkis.com- Indonesia tak memiliki wakil lagi di Taipei Open 2022. Itu setelah utusan terakhir di sektor tunggal putri, Komang Ayu Cahya Dewi, terhenti di babak II atau 16 besar turnamen berlevel BWF World Tour Super 300 tersebut, Kamis (21/7).
Bermain di Taipei Heping Basketball Gymnasium, Taipei, Taiwan, pemain berperingkat 152 dunia ini tak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya pada game pertama di hadapan Goh Jin Wei. Tunggal putri Malaysia berusia 22 tahun ini memang bukan pemain sembarangan.
Di level yunior, Goh merangkai banyak prestasi tinggi. Di antaranya dua medali emas World Junior Championships (Lima 2015 dan Markham 2018) dan medali emas Youth Olympic Games di Buenos Aires 2018. Pemain berpostur 1,58 meter ini bahkan merebut medali emas nomor perorangan SEA Games Kuala Lumpur 2017.
Goh saat ini menghuni ranking 60 dunia. Ia mencatat dua hasil apik di musim 2022, yakni perempat final Korea Open Super 500 (kalah dari pemain Korea Selatan, Kim Ga Eun) dan semifinal Italian International Challenge (kalah dari Taiwan, Wen Chi Hsu). Wajar, Komang belum bisa memberikan perlawanan berarti kepada Goh.
Di awal game pertama, Komang seolah bermain dengan kurang percaya diri. Setelah imbang 1-1, Goh mendapatkan lima angka beruntun untuk unggul 6-1. Komang masih juga kesulitan meraih poin dan tercecer 4-11 di interval.
Celakanya, permainan Komang makin tak bisa berkembang. Pemain berusia 19 tahun ini tertinggal 5-15 hanya dalam waktu delapan menit. Di saat seperti mulai menemukan bentuk permainannya, Komang sudah tertinggal terlalu jauh. Pemain kelahiran Denpasar, Bali, ini menyerah 11-21 hanya dalam tempo 12 menit.
Di game kedua, Komang langsung tertinggal 0-5 sebelum bisa merapatkan skor menjadi 2-5. Mirisnya, Komang hanya bisa mendulang tiga angka di saat Goh menutup interval game ini dengan keunggulan 11-5 dalam kurun tujuh menit.
Selepas rehat, Komang seperti mendapatkan momentum. Ia mampu meraup enam poin beruntun untuk menyamakan skor 11-11. Dari sini, terjadi angka rapat meski Komang tetap selalu dalam posisi tertinggal.
Namun, entah kenapa, perolehan angka Komang tersendat cukup lama di poin 15. Sebaliknya, Goh melesat hingga unggul 19-15. Komang cuma bisa meraup dua angka tambahan sebelum akhirnya menyerah 17-21. Partai ini menghabiskan waktu total 29 menit.
Meski gagal ke perempat final, penampilan Komang di turnamen Super 300 pertamanya bisa dibilang cukup bertaji. Dengan menapak ke babak II, ia menyamai capaiannya di Badminton Asia Championships 2022, akhir April lalu. Catatan terbaik Komang di musim 2022 masih menyentuh perempat final Bonn International Challenge di mana ia dikalahkan kompatriotnya, Bilqis Prasista, Juni lalu.
Di perempat final, Jumat (22/7), Goh akan menghadapi unggulan ketujuh Saena Kawakami. Pemain dari Jepang ini menggebuk wakil tuan rumah, Chiang Ying Li, 21-12, 21-14, dengan durasi 30 menit di perdelapan final.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI