[Swiss Open 2022] Prannoy Hentikan Langkah Ginting

Sabtu, 26 Maret 2022 22:30:17

 

Majalahbulutangkis.com- Di sektor tunggal putra Swiss Open 2022 berpotensi terjadi all Indonesia final atau all Indian final.

Itu karena Indonesia dan India sama-sama memiliki dua wakil di sektor tersebut pada semifinal, Sabtu (26/3). Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie di sisi Indonesia. Prannoy Haseena Sunil Kumar dan Srikanth Kidambi di pihak India. 

Partai Ginting versus Prannoy digelar lebih dulu di St. Jakobshalle, Basel. Ginting memulai pertandingan dengan kurang meyakinkan. 

Di awal game pertama, kedua pemain sempat mencatat skor 3-3. Namun, kemudian Prannoy mendulang tiga poin untuk unggul 6-3. Ginting baru bisa menyamakan skor lagi di kedudukan 8-8 dan 9-9. 

Pemain kelahiran Cimahi, Jawa Barat, ini menutup interval pertama dengan 11-9. Mirisnya, selepas jeda, Prannoy bisa bangkit dan malah balik memimpin 14-12. 

Dari sini, Ginting hanya bisa terus menguntit Prannoy, tanpa bisa menyalip. Dimulai dari 13-14 sampai kalah 19-21. 

Di game kedua, setelah terjadi angka rapat di awal, Ginting kembali unggul di interval 11-8. Namun, tak seperti di game pertama, kali ini Ginting tetap mempertahankan ritme permainannya tetap tinggi. 

Pemain berusia 25 tahun ini melesat sebelum Prannoy menghentikannya di skor 13-16. Satu-satunya pemain non-unggulan di semifinal tunggal putra Swiss Open 2022 ini bahkan sempat merapat 16-17. Untungnya, Ginting bisa menyudahi game ini dengan kemenangan 21-19. 

Di game penentuan, situasinya sama seperti di awal game pertama dan kedua, perolehan poin rapat. Bedanya, giliran Prannoy yang memimpin di interval, 11-8. 

Setelah jeda, Prannoy menemukan celah untuk mematikan permainan Ginting. Ini membuat juara Swiss Open 2016 tersebut memimpin 16-8. 

Ginting berusaha bangkit dan mampu mendongkrak koleksi poinnya menjadi 16-19. Bahkan, di saat Prannoy menyentuh poin 20, Ginting masih sanggup menambah dua poin lagi. 

Namun, usahanya harus terhenti juga di skor 18-21. Total pertandingan ini menghabiskan waktu 71 menit. 

Kemenangan ini membuat skor pertemuan kedua pemain menjadi 2-1 untuk Prannoy. Buat Prannoy, ini final pertamanya sejak US Open 2017 di mana ia menjadi juara dengan mengalahkan kompatriotnya, Parupalli Kashyap. 

Pemain berusia 29 tahun ini kini mengincar gelar keduanya di Swiss Open setelah pernah merengkuhnya pada 2016. Peringkat 26 dunia itu kini menunggu pemenang semifinal antara Jojo versus Srikanth untuk final, Minggu (27/3).

Bagi Ginting, ini ketiga kalinya ia mentok di semifinal Swiss Open setelah pada 2017 dan 2019. 

(Indra)

Sumber foto: BWF