[Swiss Open 2022] FajRi Tantang Ganda Putra Nomor 1 Malaysia

Jumat, 25 Maret 2022 22:38:17

Majalahbulutangkis.com- Persaingan di sektor ganda putra antara Indonesia dan Malaysia di Swiss Open 2022 benar-benar sengit. 

Dua negara bertetangga dekat ini sama-sama meloloskan tiga ganda ke perempat final yang dihelat di St. Jakobshalle, Basel, Jumat (25/3). 

Indonesia memang tak mengirim Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo ke Swiss Open 2022. Sedangkan, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tak dapat melanjutkan pertandingan ketika berhadapan dengan yunior mereka di Pelatnas Cipayung, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, di babak I atau 32 besar, Rabu (23/3). 

So, melajunya tiga ganda 'Merah Putih' ke perempat final jelas menjadi sebuah prestasi tersendiri. Salah satunya adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. 

Tanpa The Minions dan The Daddies, ganda yang dikenal dengan FajRi ini menempati ranking dunia tertinggi di banding dua ganda Indonesia lainnya. Sudah pasti jadi beban berat buat FaJri yang kini menempati ranking 9 dunia. 

Apalagi, pekan lalu, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri mampu menjadi juara pada debut mereka di All England. Bagi FaJri, Swiss Open menjadi peluang mereka meraih gelar. Pasalnya, mereka telah menjadi juara di sini pada 2019. 

FaJri telah berada di jalur yang tepat untuk mengulangi prestasi itu lagi. Unggulan keempat ini mampu melangkah ke semifinal, Sabtu (26/3). 

Itu setelah di perempat final, FajRi menyingkirkan unggulan keenam dari Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. Gelagat kemenangan FaJri sudah terlihat sejak game pertama. 

FajRi terus menguasai permainan. Satu-satunya momen di mana Ong/Teo bisa menyamakan skor yaitu di kedudukan 10-10. Selepas interval, FajRi melepaskan dua poin untuk Ong/Teo dan menang 21-12 dalam tempo 13 menit. 

Di game kedua, Ong/Teo mencoba memperlambat permainan mereka. Awalnya berhasil karena mereka memimpin 5-1 dan menutup interval dengan 11-5. 

Entah apa yang terjadi dengan FajRi. Sepertinya, Ong/Teo telah mengetahui cara meladeni permainan mereka. FajRi hanya bisa mengeruk empat poin tambahan. Ong/Teo melesat untuk menang telak atau dengan 'skor Afrika' 21-9 juga dengan tempo 13 menit. 

Di game penentuan, tekanan Ong/Teo kepada FajRi terus berlanjut. Celakanya, FajRi tak kunjung bisa melepaskan diri. 

Dengan mudah Ong/Teo memimpin hingga 6-2 dan 7-4. Untungnya, FajRi seolah tersadar dari tidurnya. Empat angka beruntun mereka raih untuk menyamakan skor 8-8. Mereka bahkan unggul 11-10 di interval. 

Ganda Malaysia justru terlihat kehilangan gereget dalam permainannnya. Ini dimanfaatkan FajRi untuk memimpin 13-10 dan 16-14. Anehnya, dari sini, Ong/Teo malah seperti mendapat semangat baru. 

Mereka mampu menyamakan skor 16-16, 17-17, 18-18, dan 19-19. Di sini, momentum lebih didapat oleh FajRi. Setelah terjadi setting 20-20, FajRi menyudahi pertandingan dengan kemenangan 22-20 dalam tempo 29 menit. Total FajRi membutuhkan 55 menit untuk meraih tiket ke semifinal. 

Hasil ini membuat skor pertemuan kedua ganda tersebut menjadi 3-2 untuk FajRi. 

Di semifinal, FajRi telah ditunggu oleh Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Ganda nomor 1 Malaysia dan unggulan kedua Swiss Open 2022 ini mendepak ganda Jerman, Mark Lamfuss/Marvin Seidel, 21-11, 21-13, di perempat final. 

Celakanya, dalam rekor pertemuan, FajRi tercecer 0-3 dari Aaron/Soh. Ketiga kemenangan Aaron/Soh dicatat pada 2019, yaitu Malaysia Masters, All England, dan China Open. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI, The Star