[Swiss Open 2022] Empat Negara Berpeluang Bawa Pulang Dua Gelar
Minggu, 27 Maret 2022 08:08:33
Majalahbulutangkis.com- Saat semifinal yang digelar di St. Jakobshalle, Basel, Sabtu (26/3), ada empat negara yang berpotensi melakukan final sesama pemain mereka masing-masing.
Keempat negara itu adalah Indonesia, Malaysia, India, dan Thailand. All Indonesian final awalnya berpotensi terjadi di tunggal dan ganda putra.
All Malaysian final berpotensi di ganda putra, all Indian final di tunggal putra, dan all Thailand final di tunggal putri.
Namun, pada akhirnya tak satu pun dari keempat negara itu yang bisa membuat final sesama pemain atau pasangan mereka sendiri.
Ini menunjukkan ketatnya persaingan. Tak ada yang bisa mendominasi. Situasi ini terjadi karena banyaknya pemain unggulan yang mundur atau memutuskan tak bermain di Swiss Open 2022. Bahkan, Tiongkok menarik semua wakilnya dengan alasan menjaga kesehatan para pemainnya sebelum turnamen ini dimulai pada 22 Maret.
Meski tak ada final sesama pemain satu negara, masih ada celah untuk bisa mencuatkan kebanggaan pada final, Minggu (27/3). Ada empat negara yang berpeluang menggondol dua gelar juara. Ketiga negara itu adalah Indonesia, Malaysia, Jerman, dan India.
Indonesia bisa melakukan itu jika Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mampu menjadi kampiun. Indonesia gagal membuat all Indonesian final di kedua sektor ini karena dua wakilnya kandas di semifinal.
Anthony Sinisuka Ginting harus mengakui keunggulan Prannoy Haseena Sunil Kumar dengan rubber game, 19-21, 21-19, 18-21 dalam tempo 72 menit.
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, bahkan, menyerah dari unggulan kedelapan dari Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, 18-21, 18-21 hanya dengan durasi 36 menit.
Jojo dan Fajar/Rian diharapkan membawa kebanggaan bagi 'Merah Putih'. Seusai mengalahkan unggulan ketujuh dari India, Srikanth Kidambi, di semifinal 18-21, 21-7, 21-13, Jojo bertemu Prannoy di partai puncak. Dalam head-to-head, Jojo unggul 4-3 atas juara Swiss Open 2016 tersebut. Wajar, Jojo diunggulkan bakal mengalahkan Prannoy.
Fajar/Rian tampil hebat ketika menyingkirkan unggulan kedua dan favorit juara dari Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan kemenangan 22-20, 13-21, 21-8 dengan tempo 51 menit.
Skor pertemuan berpihak pada FajRi. Unggulan keempat dan peringkat 9 dunia ini menang 3-1 atas unggulan kedelapan dan peringkat 18 dunia tersebut. Masuk akal, di final, FajRi juga diprediksi bakal mengalahkan Goh/Nur.
Malaysia berpotensi meraih dua gelar dari sektor ganda putra dan ganda campuran. Sektor ganda putra, ya melalui Goh/Nur itu.
Sedangkan, di sektor ganda campuran, unggulan keenam, Goh Soon Huat/Lai Shevon, bersua dengan unggulan kedelapan dari Jerman dan juara Swiss Open 2018, Mark Lamfuss/Isabel Lohau.
Mark/Isabel menjadi biang kerok kegagalan Indonesia memiliki wakil di final ganda campuran. Mereka hanya butuh 40 menit untuk menghentikan laju ganda muda Rehan Naufah Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati 21-17, 21-15.
Di samping Mark/Isabel, Jerman juga berpeluang meraih gelar di sektor ganda putri. Ganda non-unggulan Linda Efler/Isabel Lohau berhadapan dengan unggulan ketiga dari Bulgaria Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva.
Efler/Lohau lolos ke final dengan tanpa bertanding. Pasalnya, lawan mereka unggulan kedua dari Thailand, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, menarik diri. Lantaran bermain di dua final, Lohau menjadi satu-satunya pemain yang berpeluang membawa pulang dua gelar.
Di sisi India, selain Prannoy, final juga akan dilakoni Pusarla Venkata Sindhu di tunggal putri. Berbeda dari Prannoy yang sepertinya sulit mengalahkan Jojo, Sindhu diprediksi bakal membungkam pemain Thailand, Busanan Ongbamrungphan.
JADWAL FINAL SWISS OPEN 2022
GANDA PUTRI: Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva (Bulgaria/3) vs Linda Efler/Isabel Lohau (Jerman
TUNGGAL PUTRI: Busanan Ongbamrungphan (Thailand/4) vs Pusarla Venkata Sindhu (India/2)
TUNGGAL PUTRA: Prannoy H.S. (India) vs Jonatan Christie (Indonesia/4)
GANDA PUTRA: Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia/8) vs Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Indonesia/4)
GANDA CAMPURAN: Mark Lamfuss/Isabel Lohau (Jerman/8) vs Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Malaysia/6)
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI
Baca Juga
- Pembangunan Jaya Raya GP 2018: Karono Tantang Ikhsan Di Semifinal
- Daihatsu Indonesia Masters 2019: Dua Ganda Putra Indonesia Ke Semifinal
- Malaysia Open 2018: Rizky/Della Jumpa Dongping/Wenmei Di 8 Besar
- Bos Djarum Apresiasi Perjuangan Pemain Di Polytron Superliga Junior
- Ratusan Pelayat Antar Kido Ke Peristirahatan Terakhir