[Swiss Open 2022] Dua Finalis Ganda Putra All England 2022 Terhenti

Rabu, 23 Maret 2022 21:14:46

Majalahbulutangkis.com- Swiss Open 2022 baru memasuki hari kedua, tapi kejutan sudah banyak terjadi. Seperti yang tergelar di babak 32 besar ganda putra, Rabu (23/3). 

Dua finalis All England 2022 sudah harus angkat koper. Sang juara All England 2022, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan runner-up, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, harus mengakui keunggulan lawan masing-masing. 

Bedanya, BaKri bisa menuntaskan pertandingan. Sedangkan, The Daddies harus mundur meski baru game yang dilakukan. 

Namun, mundurnya Ahsan/Hendra bukan sebuah kerugian besar buat Indonesia. Pasalnya, mereka berhadapan dengan yunior mereka di Pelatnas Cipayung, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. 

Ganda muda berjuluk The Babies ini mampu memenangi game pertama 21-12 dengan durasi 11 menit. Setelah jeda, The Daddies memilih tak melanjutkan pertandingan. Belum ada laporan resmi penyebab mundurnya The Daddies

Namun, diduga karena cedera betis kiri Ahsan kambuh. Cedera ini sudah membekap pemain kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, berusia 34 tahun ini sejak sebelum keberangkatan ke All England. 

Apa pun, satu tiket babak II atau 16 besar yang digelar, Kamis (24/3), kini sah menjadi milik Leo/Daniel. Mereka bersua dengan ganda Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, yang mendepatk ganda India, Vasantha Kumar Hanumaiah Ranganatha/Ashith Surya, 21-14, 21-17, dalam kurun 32 menit di babak I. 

Menariknya, satu-satunya pertemuan Leo/Daniel dengan Ben/Sean adalah di babak II Swiss Open 2021. Tahun lalu, LeoNiel berhasil menang 21-19, 21-15. Tahun ini, kita berharap LeoNiel sanggup mengulangi itu. 

Masih fresh dari kesuksesan menjuarai All England 2022, Minggu (20/3), BaKri gagal membuat penampilan hebat di hadapan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Unggulan 3 dari India ini mengalahkan BaKri dengan rubber game 17-21, 21-11, 21-18. 

Di babak 16 besar, Rankireddy/Shetty bertemu dengan ganda muda Indonesia lagi, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Di babak 32 besar, Pram/Yere mendepak ganda Jepang, Keiichiro Matsui/YoshinoriTakeuchi, 29-30, 21-11, 21-17. 

Menariknya, seperti Leo/Daniel kontra Ben/Sean, pertemuan satu-satunya Pram/Yere dengan Rankireddy/Shetty juga terjadi di babak 16 besar Swiss Open 2021. Bedanya, Pram/Yere harus mengakui kemenangan Rankireddy/Shetty. Namun, tahun ini, Pram/Yere sudah pasti ingin membalas kekalahan tersebut. 

Indonesia berpotensi menambah satu tiket babak 16 besar di sektor ganda putra. Itu jika Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mampu mengalahkan ganda India, Arjun Madathil Ramachandran/Dhruv Kapila, Kamis dinihari WIB.

(Indra)

Sumber foto:  PP PBSI, Badminton Photo