Stamina Masih Jadi Kendala Ganda Muda
Sabtu, 16 April 2022 15:07:42
Majalahbulutangkis.com- PBSI punya pekerjaan besar seusai ganda-ganda putra muda Indonesia menuntaskan tugas di Korea Masters 2022.
Pramuda Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tersingkir di babak I atau 32 besar.
Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri terhenti pada perempat final. Juara All England 2022 ini harus mengakui keunggulan ganda Jepang, Hiroki Okamura/Masayuki Onodera, dengan rubber game 23-25, 21-19, 20-22, dengan durasi 78 menit.
Ini partai kedua beruntun BaKri melakoni partai tiga game. Di babak II atau 16 besar sehari sebelumnya, BaKri mengempaskan ganda Tiongkok, Ren Xiang Yu/Tan Qiang, 17-21, 26-24, 22-20, dalam tempo 67 menit.
Sedangkan, di babak I, BaKri hanya butuh 36 menit untuk menang atas ganda Korea Selatan, Kim Jaehwan/Young HYuk Kim, 21-17, 21-17.
Jika ditotal, BaKri menghabiskan waktu 181 menit (3 jam 1 menit) di Korea Masters. Durasi ini hanya kalah panjang daripada kiprah BaKri saat menjuarai All England yang mencapai 248 menit (4 jam 8 menit) dengan melakoni lima partai.
Total BaKri menjalani empat turnamen hanya dalam rentang lima pekan. Di samping All England (16-20 Maret) dan Korea Masters (12-17 April), BaKri juga mengikuti Swiss Open (22-27 Maret) dan Korea Open (5-10 April).
Ganda peringkat 20 dunia ini hanya melewatkan Orleans Masters yang dihelat 29 Maret-3 April. Masuk akal, kelelahan membekap fisik BaKri. Stamina harus diakui menjadi kendala utama para ganda muda 'Merah Putih' saat harus menjalani banyak partai dalam rentang waktu yang rapat.
Fikri mengakui hal itu seusai kekalahan mereka dari Hiroki/Masayuki di perempat final Korea Masters.
"Pertandingannya sangat melelahkan dan berjalan sangat lama. Kami sudah coba berjuang semaksimal mungkin. Penyebab kekalahannya mungkin kami kurang mempertahankan fokusnya dan kurang tenang di lapangan. Tenaga juga sudah lumayan terkuras cukup banyak," kata Fikri dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI, Jumat (15/4).
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI
Baca Juga
- German Open 2018: Satu Ganda Putra Pastikan Tempat Di Final
- Daihatsu Indonesia Masters 2019: Kevin/Marcus Sukses Pertahankan Gelar
- All England 2018 : Okuhara Terlalu Kuat Buat Fitriani
- BWF Superseries Finals 2017, Praveen/Debby Telan Kekalahan Pertama
- Malaysia Masters 2022: FajRi Dan The Daddies Lanjut Ke Babak 8 Besar