Sinyal Positif Peningkatan Level Permainan Gregoria
Jumat, 10 Juni 2022 10:17:54
Majalahbulutangkis.com- Tunggal putri Indonesia tak bersisa di Indonesia Masters 2022. Gregoria Mariska Tunjung yang menjadi tumpuan terakhir kandas pada babak 16 besar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6).
Pemain kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah, 11 Agustus 1999, itu menyerah dari Pusarla Venkata Sindhu, 21-23, 22-20, 11-21. Meski kalah, Gregoria memperlihatkan sinyal positif adanya peningkatan level dalam permainannya.
Tentu, ini sangat membanggakan. Terlebih setelah pemain bertinggi 166 cm ini selalu kandas pada babak I di dua turnamen terakhir yang diikutinya, yakni All England Open dan Badminton Asia Championships 2022.
Namun, seperti para pemain profesional lainnya, Gregoria merasa belum puas terhadap permainannya. Ia yakin masih bisa meningkatkan kualitas kemampuannya demi melawan pemain-pemain yang ada di atasnya, termasuk Sindhu yang berstatus juara Dunia 2019.
Dari sisi stamina, Grego juga menilai belum selevel para pemain hebat dunia. Itu terlihat ketika di game ketiga melawan Sindhu, fisiknya mulai kedodoran. Maklum, Gregoria bermain ngotot pada game pertama dan kedua.
"Secara keseluruhan saya belum terlalu puas dengan permainan saya. Hari ini penampilan saya menurun, terutama di game ketiga. Bersyukur bisa mengakhiri laga tanpa cedera," kata Gregoria dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Pada hari ini, lawan punya keunggulan di tenaga dan jangkauan daripada saya. Beberapa kali pukulan saya terbatas dan terbaca oleh lawan," tambah pemain yang akrab disapai Jorji tersebut.
Hal positif lain yang bisa dilihat dari permainan Jorji adalah kepercayaan dirinya yang membaik. Ia mau mengejar setiap bola dari Sindhu yang mengarah ke lapangan permainannya. Jorji juga lebih jeli dalam mengarahkan bola ke pertahanan Sindhu.
"Pada pertandingan ini level kepercayaan diri saya kembali bankit. Saya menjadi lebih tak kenal menyerah dan ingin membuktikan diri," sebut Jorji.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI