Singapore Open 2022: The Babies Tantang FajRi di Final

Sabtu, 16 Juli 2022 19:12:59

 

Majalahbulutangkis.com- Setelah mencetak sejarah membuat dua all Indonesian semifinals di Singapore Open 2022, kini dua ganda putra Indonesia akan bentrok pada final di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Minggu (17/7). 

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin melawan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto demi gelar juara di turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut. Ini akan menjadi benturan keempat kedua pasangan. Leo/Daniel unggul 2-1 di tiga pertemuan sebelumnya, termasuk kemenangan 21-16, 22-20 di babak I All England Open Super 1000, 16 Maret. 

Bagi Leo/Daniel, ini akan menjadi final kedua mereka di musim 2022 setelah di nomor perorangan SEA Games 2021 yang digelar di Vietnam pada 22 Mei. Ganda berjuluk The Babies ini meraih medali emas seusai mengalahkan ganda sesama Pelatnas PBSI Cipayung, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. 

Buat Fajar/Rian, final Singapore Open adalah yang ketujuh di 2022. Di enam final sebelumnya, ganda berakronim FajRi ini menjadi juara tiga kali (Swiss Open, Indonesia Masters, Malaysia Masters) dan runner-up tiga kali (Korea Open, Thailand Open, Malaysia Open). 

Pada semifinal Singapore Open 2022, Sabtu (16/7), The Babies harus berjuang lebih ektra keras ketimbang FajRi demi meraih tiket ke partai puncak. Leo/Daniel dipaksa bermain rubber game oleh Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan 9-21, 21-18, 22-20 dengan durasi 55 menit. Di game kedua bahkan sempat terjadi insiden kesalahan teknis skor yang dilakukan umpire di skor kritis. 

The Daddies, julukan Ahsan/Hendra, semestinya unggul 18-17 setelah Leo melakukan kesalahan servis. Namun, umpire mengetiknya 19-16. Kontan, ini diprotes oleh The Babies. Yang jadi masalah sang umpire tetap merasa skor yang diketiknya itu benar. So, sekitar 15 menit waktu habis untuk mengevaluasi situasi dan akhirnya diputuskan skor 18-17 yang benar. 

Apes bagi The Daddies. Mereka seolah kehilangan fokus. Ini dimanfaatkan The Babies untuk mendulang empat poin hingga menang 21-18 dan memaksakan rubber game setelah kalah telak 9-21 di game pertama. Game ketiga berlangsung seketat game kedua. Namun, Leo/Daniel terbukti lebih siap dan menang 22-20. 

Daniel menyebut dirinya dan Leo diuntungkan karena tak bermain di Malaysia Open dan Malaysia Masters. Ganda berperingkat 23 dunia ini terpaksa absen karena cedera pinggang yang membekap Leo. 

"Ya bersyukur bisa menang dan ke final, padahal di game pertama kami kalah. Kekalahan itu karena kami masih mencari-cari pola permainan terbaik. Selain itu juga karena gampang mati sendiri. Game kedua, setelah menemukan pola permainan no lob panjang, kami bisa bangkit. Di gim ketiga, pola itu yang terus kami terapkan dan berhasil," kata Daniel dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI. 

"Senang bisa menang atas pasangan senior. Tapi, kami tak boleh cepat puas. Kami masuh harus fokus menghadapi final besok yang sangat penting. Setelah SEA Games Hanoi, kini kami bisa ke final lagi. Bisa jadi kami diuntungkan karena memiliki kebugaran yang lebih baik dibanding pemain lain yang sudah turun bertanding di Malaysia Open dan Malaysia Masters. Jadi keuntungan ini benar-benar kami manfaatkan," tambahnya.

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI