Singapore Open 2022: Putri KW Tersandung, Gregoria tak Terbendung
Rabu, 13 Juli 2022 18:16:37
Majalahbulutangkis.com- Mundurnya Ruselli Hartawan dan Fitriani membuat Indonesia hanya memiliki dua wakil di babak I atau 32 besar Singapore Open 2022. Namun, jumlah itu pun kini sudah berkurang menjadi tinggal satu wakil.
Itu karena satu dari dua wakil tersebut tersandung pada partai pembukanya di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Rabu (13/7). Adalah Putri Kusuma Wardani (KW) yang gagal melanjutkan langkahnya ke babak II atau 16 besar yang bakal dimainkan pada Kamis (14/7).
Putri KW menyerah dari Han Yue, 14-21, 16-21, dengan durasi 35 menit. Ini merupakan pertemuan pertama Putri KW yang berperingkat 48 dunia dengan wakil Tiongkok yang menempati ranking 19 dunia tersebut.
"Saya kurang tenang dalam pertandingan tadi. Selain itu, ada beberapa poin hilang karena saya salah dalam penggunaan teknik memukulnya. Meski begitu, saya bisa mendapatkan pengalaman dari pemain lain agar saya lebih konsisten saya," kata Putri KW dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
Putri KW gagal memanfaatkan kesempatan yang tersaji di depannya. Singapore Open 2022 menjadi turnamen berlevel BWF World Tour Super 500 pertama yang diikuti pemain berusia 19 tahun itu dengan langsung masuk main draw atau babak utama.
Sebelumnya, di dua turnamen berlevel seperti itu, Indonesia Masters dan Malaysia Masters, Putri KW harus bermain dari babak kualifikasi demi lolos ke babak utama. Putri KW juga terkesan belum mampu meningkatkan level permainannya sejak menjuarai Orleans Masters 2022 Super 100 dengan mengalahkan Irish Wang dari Amerika Serikat pada 3 April lalu.
Sejak menjadi kampiun di Orleans Masters, Putri KW telah turun di empat turnamen BWF World Tour 2022, yakni Indonesia Masters Super 500, Malaysia Open Super 1000, Malaysia Masters Super 500, dan Singapore Open Super 500. Pemain asal Tangerang, Banten, ini selalu tersingkir di babak 32 besar. Di Badminton Asia Championships, pekan terakhir April, Putri KW juga cuma mampu sampai di babak 16 besar.
Performa rekan Putri KW di Pelatnas PBSI Cipayung, Gregoria Mariska Tunjung, sedikit lebih baik. Setelah kerap kandas di babak I atau II, Gregoria memperlihatkan permainan hebat belakangan ini.
Pemain berusia 22 tahun asal Wonogiri, Jawa Tengah, ini bahkan dua kali menaklukkan pemain nomor 1 dunia, Akane Yamaguchi, di dua turnamen beruntun, Malaysia Open dan Malaysia Masters.
Di turnamen yang disebut terakhir ini, Gregoria bahkan sanggup merangsek hingga semifinal sebelum dikalahkan An Se Young dari Korea Selatan. Gregoria kini membidik target lebih baik di Singapore Open 2022.
Pemain yang akrab disapa Jorji ini memulai kiprahnya di turnamen berhadiah total US$370.000 itu dengan hasil positif. Ia hanya butuh 27 menit untuk membekap Lauren Lam dari Amerika Serikat, 21-16, 21-13.
"Secara keseluruhan, penampilan saya hari ini oke. Saya makin percaya diri. Meski begitu, tetap harus ada yang perlu ditingkatkan karena tadi juga masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Kondisi saya juga lebih nyaman hari ini. Saya bisa lebih yakin dan bisa bermain lepas," kata pemain yang kini menghuni ranking 26 dunia tersebut.
Di perdelapan final, Jorji bertemu dengan Zhang Yi Man. Pemain Tiongkok berperingkat 32 dunia ini mendepak wakil tuan rumah, Grace Chua, 21-11, 21-13, di babak 32 besar. Jorji dan Zhang berbagi kemenangan 1-1. Namun, kemenangan Jorji sudah terjadi di New Zealand Open 2019. Sedangkan, Zhang mencatat kemenangan atas Jorji pada babak 32 besar Badminton Asia Championships 2022.
"Untuk lawan Zhang, saya mencoba bermain lebih lepas dulu. Saya ingin menampilkan yang terbaik. Saya ingin main seenak mungkin saja dahulu," ungkap Jorji.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI