Singapore Open 2022: Ganda Putra Berpotensi Buat 2 Partai All Indonesian Semifinal
Kamis, 14 Juli 2022 17:04:14
Majalabulutangkis.com- Ganda putra Indonesia menguasai empat slot perempat final Singapore Open 2022. Itu separo dari delapan tempat yang tersedia di babak 8 besar turnamen berlevel BWF World Tour Super 500 tersebut.
Skenario ini terjadi setelah keempat ganda putra 'Merah Putih' tersebut mampu melewati hadangan lawan-lawan mereka di babak II atau 16 besar, Kamis (14/7).
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto membekuk ganda Tiongkok, Ren Xiang Yu/Tan Qiang, 21-12, 15-21, 21-13, dengan durasi 48 menit.
"Alhamdulillah bisa lancar sampai akhir game dengan selamat dan menang. Untuk pertandingan tadi tak mudah karena lawan mengubah permainan terutama di game kedua," kata Rian dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Di game pertama, lawan banyak mati sendiri. Sementara di game kedua, mereka makin berkembang dan lebih percaya diri. Di game ketiga, kami tak mau menyerah begitu saja, jadi terus berusaha menurunkan bola dan inisiatif menyerang duluan," ucap Fajar menimpali.
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengempaskan Man Wei Kong/Tee Kai Wun dari Malaysia, 21-14, 21-15, dalam tempo 25 menit. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menggerus ganda Tiongkok berpredikat finalis Indonesia Masters 2022, Liang Wei Keng/Wang Chang, 21-18, 21-12, dalam waktu 32 menit.
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, satu-satunya ganda putra berstatus non-Pelatnas, mendepak ganda Malaysia lainnya, Goh V. Shem/Low Juan Shen, 21-11, 21-18, dengan durasi 27 menit.
Dengan begitu, ada potensi terjadinya dua partai all Indonesian semifinal di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Sabtu (16/7). Meski begitu, keempat ganda tersebut harus terlebih dulu mengalahkan lawan mereka masing-masing di perempat final pada Jumat (15/7).
Namun, di atas kertas hanya Fajar/Rian dan Ahsan/Hendra diprediksi bisa melaju ke semifinal. Alasannya, kedua ganda ini mendapat lawan yang semestinya tak akan sulit untuk mereka kalahkan.
Fajar/Rian mencetak kemenangan 4-0 atas ganda Singapura, Hee Yong Kai Terry/Loh Kean Hean. Ganda berperingkat 48 dunia ini melipat ganda Malaysia, Junaidi Arif/Muhammad Haikal, 21-9, 21-17, di perdelapan final.
Fajar/Rian tengah dalam performa terbaik mereka musim ini. Ganda berakronim FajRi ini telah menapak enam final dan menjadi juara di tiga di antaranya, yakni Swiss Open Super 300, Indonesia Masters Super 500, dan Malaysia Masters Super 500. Ganda yang kini menghuni ranking 5 dunia ini menjadi runner-up di Korea Open Super 500, Thailand Open Super 500, dan Malaysia Open Super 750.
Ahsan/Hendra tercatat unggul 3-0 atas ganda India berperingkat 40 dunia, M.R. Arjun/Dhruv Kapila, dalam catatan pertemuan mereka. Dua kemenangan terakhir bahkan dicetak The Daddies musim ini, yakni di babak 32 besar All England Open Super 1000 dan babak 16 besar Korea Open Super 500.
Performa The Daddies tahun ini juga tak bisa dibilang buruk. Mereka tiga kali menjadi finalis, masing-masing di India Open Super 500 (kalah dari Satiwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty), All England Open Super 1000 (kalah dari Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri), dan Malaysia Masters Super 500 (kalah dari Fajar/Rian).
Leo/Daniel, yang berperingkat 23 dunia, akan melawan ganda Tiongkok lainnya, He Ji Ting/Zhou Hao Dong, yang mengalahkan unggulan ketiga dari Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin, 21-18, 21-23, 21-14, di perdelapan final. Leo/Daniel belum pernah bersua ganda penghuni ranking 78 dunia tersebut.
Sabar/Reza, yang menghuni ranking 72 dunia, juga belum pernah bentrok lawan mereka yang berposisi 24 dunia, Lu Ching Yio/Yang Po Han. Ganda Taiwan ini mendepak unggulan kelima dari Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, 21-18, 21-19, di babak 16 besar.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI