Singapore Open 2022: Ganda Campuran Habis di Babak 16 Besar

Kamis, 14 Juli 2022 14:12:27

 

Majalahbulutangkis.com- BWF World Tour Super 500 ternyata menjadi turnamen yang masih terlalu berat bagi ganda-ganda campuran Indonesia. Itu terbukti dari belum satu pun wakil 'Merah Putih' di sektor tersebut yang mampu menjadi juara. 

Padahal, BWF telah menggelar enam turnamen dengan level tersebut di musim 2022. Ini termasuk Singapore Open yang dihelat di Singapore Indoor Stadium, Kallang, 12-17 Juli. Awalnya, Indonesia diperkuat empat ganda campuran.

Dua pasangan langsung tersingkir di babak I atau 32 besar, Selasa (12/7). Satu pasangan yang tersingkir di laga pembuka tersebut adalah korban dari 'perang saudara'. Ganda Pelatnas PBSI Cipayung, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, harus mengakui kekalahan mereka dari ganda non-Pelatnas, Hafiz Faizal/Serena Kani.

Satu ganda campuran lain yang terdepak di awal turnamen adalah Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela. Ganda Pelatnas PBSI ini mendapat promosi ke babak utama dari kualifikasi. Apesnya, mereka tak berdaya menghadapi ganda kuat Thailand, Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran. 

Hafiz/Serena ditemani oleh ganda Pelatnas PBSI lainnya, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, ke babak II atau 16 besar, Kamis (14/7). Finalis Malaysia Masters 2022 ini membekap ganda Malaysia, Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien, di babak 32 besar. 

Andai Hafiz/Serena dan Rinov/Pitha mampu lolos dari perdelapan final, mereka akan bersua di perempat final, Jumat (15/7). Sayangnya, skenario itu tak berjalan. Kedua ganda 'Merah Putih' tersebut kandas di babak 16 besar. 

Hafiz/Serena tumbang di tangan unggulan keempat dari Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, 16-21, 10-21, dengan durasi 28 menit. Itu pertemuan pertama kedua pasangan. 

Sedangkan, Rinov/Pitha menyerah di hadapan unggulan ketujuh asal Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, 21-10, 18-21, 10-21, dalam tempo 41 menit. Skor pertemuan kini menjadi 0-3 untuk Goh/Lai. 

"Yang pasti kecewa karena belum bisa konsisten. Lawan memang lebih tahan secara fokus dan pola, lagi-lagi kami terbawa pola permainan mereka," kata Pitha dilansir dari Tim Humas dan Media PP PBSI.

"Di game ketiga beberapa kali saya di-flick service dan membuat pinggang saya agak tertarik. Sudah coba disemprot pereda nyeri, namun masih terasa. Itu salah satu yang membuat saya kurang fokus dan semakin tertekan," imbuhnya.

Tang/Tse akan bentrok Goh/Lai di perempat final. Rekor pertemuan kedua pasangan adalah 5-0 untuk keunggulan Tang/Tse. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI