Singapore Open 2022: Apriyani/Siti Fadia Cuma Butuh 22 Menit untuk Menang
Selasa, 12 Juli 2022 19:47:52
Majalahbulutangkis.com- Sektor ganda putri Indonesia hanya diperkuat lima pasangan di Singapore Open 2022 menyusul mundurnya Febby Valencia Dwijayanti Gani/Ribka Sugiarto. Pasangan berperingkat 116 dunia ini memutuskan menarik diri dari turnamen berlevel BWF World Tour Super 500 itu pada Senin (11/7) atau satu hari sebelum dimulai pada Selasa (12/7).
Alasannya, pihak PBSI menyebut Febby mengalami cedera di pinggang. Cedera tersebut mendera pemain berusia 22 tahun ini ketika berlaga di Malaysia Masters 2022, pekan lalu. Meski demikian, belum diketahui seberapa parah cedera pinggang Febby.
Sayangnya, dari lima wakil ganda putri 'Merah Putih' di babak I atau 32 besar di Singapore Indoor Stadium, Kallang, hanya tersisa dua wakil di babak II atau 16 besar yang akan dimainkan pada Kamis (14/7).
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menang mudah atas ganda tuan rumah, Jin Yu Jia/Wong Jia Ying Crystal, 21-19, 21-8, dengan durasi cuma 22 menit. Dari 23 partai yang dimainkan Apriyani/Siti Fadia sejak berpasangan pada awal Mei, ini adalah durasi pertandingan tersingkat yang mereka lakoni.
Sebelumnya, durasi pertandingan tercepat yang dicatat Apriyani/Siti Fadia adalah 26 menit. Itu terjadi saat mereka mengalahkan peringkat 144 dunia Supissara Paewsampran/Puttita Supajirakul dari Thailand, 21-13, 21-10, pada babak I Malaysia Masters, pekan lalu.
Soal kemenangan mudah atas Jin/Wong, Siti Fadia menjelaskan itu karena mereka telah mengantisipasi semua kemungkinan yang terjadi.
"Tadi kita sebenarnya masih menyesuaikan kondisi di lapangan, mengingat ini pertandingan pertama, tapi alhamdulillah kita sudah bisa langsung in dari awal. Kunci kemenangan hari ini, kita bermain safe dan tak banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Siti Fadia dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Pertandingan tadi terlihat begitu cepat dan menang mudah, sebenarnya lawan juga cukup bagus, tapi kita dari awal sudah mengantisipasi. Untuk menghadapi lawan berikut di babak kedua, pokoknya siapa pun lawannya, kita berusha menampilkan yang terbaik. Fisik kita juga sudah benar-benar fit dan siap buat pertandingan selanjutnya yang pasti makin berat dan tak mudah," tambahnya.
Di perdelapan final, Apriyani/Siti Fadia bentrok Linda Efler/Isabel Lohau. Ganda Jerman yang menempati unggulan ketujuh ini menggebuk wakil Amerika Serikat, Francesca Corbett/Allison Lee, 22-20, 21-12, di babak 32 besar.
Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi jadi ganda putri Indonesia lainnya yang melaju ke babak 16 besar. Ganda yang akrab disapa Ana/Tiwi ini mengempaskan rekan mereka di Pelatnas PBSI Cipayung, Melani Mamahit/Tryola Nadia, 21-17, 12-21, 21-19, dengan durasi 56 menit di babak 32 besar.
Selanjutnya, Ana/Tiwi melawan Phatcharaphisutsin/Nannapas Sukklad. Ganda Thailand berstatus PFQ (Promoted From Qualification) ini secara mengejutkan mendepak unggulan ketiga dari Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva, 21-13, 17-21, 21-18, di babak I.
Di samping Melani/Tryola, ada dua ganda putri 'Merah Putih' lain yang juga gagal melangkah ke perdelapan final. Lanny Trias Mayasari/Jesita Putri Miantoro harus mengakui kehebatan unggulan kelima dari Tiongkok, Zhang Shu Xian/Zheng Yu, 11-21, 13-21.
Meilyssa Puspita Sari/Rachel Allessya Rose juga takluk dari ganda Tiongkok, Du Yue/Li Wen Mei. Unggulan keenam ini menghajar ganda muda Indonesia itu 21-14, 21-18.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI