SEA Games 2019: Greysia/Apriyani Rebut Emas Pertama

Senin, 09 Desember 2019 21:09:39

 

Majalahbulutangkis.com- Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu sukses merebut medali emas ketiga bagi kontingen Indonesia dari cabang olahraga bulutangkis di ajang SEA Games XXX 2019 di Manila, Filipina.

Sukses pasangan unggulan teratas ini diperoleh setelah di laga final Senin (9/12) berhasil mengalahkan pasangan Thailand, Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong dua game langsung 21-3, 21-18.

Medali ini merupakan emas pertama bagi Greysia/Apriyani di SEA Games. Sebagai pasangan, mereka sudah dua kali ikut dalam ajang multi event se-Asia Tenggara ini. Sebelumnya di SEA Games 2017 di Malaysia, Greysia/Apriyani kalah di babak pertama.

“Puji Tuhan kami ditugaskan untuk meraih emas dan kami bisa merealisasikannya. Bersyukur sekali, terutama saya setelah 14 tahun. Rasanya tentu bangga dan senang. Ini proses buat kami berdua,” ujar Greysia.

“Alhamdulillah saya bersyukur kepada Allah SWT. Kami juga bersyukur kami tidak cedera, kami dikasih sehat di lapangan dan alhamdulillah kami dikasih emas pada SEA Games kali ini. Dua tahun lalu kami kalah di babak pertama. Semoga ini menjadi batu loncatan untuk kami berdua. Saya bangga dan senang sekali,” kata Apriyani menambahkan.

Bagi Greysia medali emas ini seolah menjawab kebuntuannya selama 14 tahun di ajang SEA Games dimana ia hanya mampu meraih medali perak.

“Setelah 14 tahun saya akhirnya bisa dapat medali emas. Sebelumnya paling bagus dengan medali perak. Rasanya senang dan bersyukur sekali. Ini menjadi batu loncatan buat kami, semoga kedepannya lebih baik lagi,” kata Greysia usai laganya di Muntinlupa Sports Complex, Filipina.

“Medali emas ini kami persembahkan untuk orangtua kami, keluarga, pelatih, PBSI dan seluruh masyarakat Indonesia,” kata Greysia lagi.

Greysia memulai debutnya di SEA Games pada tahun 2005 di Filipina. Saat itu ia meraih medali  perak bersama Jo Novita. Greysia/Jo kalah dari Wong Pei Tty/Chin Pei Hui (Malaysia) di babak final.

Masih bersama Jo, Greysia kembali membawa pulang medali perak pada SEA Games 2007 di Thailand. Saat itu Greysia/Jo kalah dari rekan senegaranya, Liliyana Natsir/Vita Marissa.

Tahun 2009 pada SEA Games di Laos, Greysia turun memperkuat Indonesia bersama Nitya Krishinda Maheswari. Namun kali itu mereka kalah di babak perempat final dari Savitree Amitrapai/Vacharaporn Munkit (Thailand) dengan skor 19-21, 21-7, 10-21.

Pada SEA Games 2011 di Jakarta, Greysia absen karena mengalami cedera. Greysia kembali diturunkan memperkuat Indonesia pada SEA Games 2013 di Myanmar, bersama Nitya. Namun lagi-lagi Greysia harus puas dengan medali perak. Greysia/Nitya kalah di babak final dari Woon Khe Wei/Vivian Hoo Kah Mun (Mlalaysia).

Setelah kembali absen pada SEA Games 2015 di Singapura, Greysia kemudian turun dua tahun berikutnya di Malaysia. Pada SEA Games 2017, Greysia/Apriyani kalah di babak pertama Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand).

Kini, Greysia/Apriyani berhasil membuktikan kebolehannya dengan meraih medali emas pada SEA Games 2019 di Filipina.

“Rasa penasaran itu ada, setelah bertahun-tahun ikut SEA Games, akhirnya saya bisa mendapatkan emas. Tentunya sangat senang,” ucap Greysia. (MB-01)