Rekap BWF World Tour Maret 2022: Indonesia Paling Moncer
Selasa, 29 Maret 2022 13:52:58
Majalahbulutangkis.com- Rangkaian tiga turnamen yang masuk dalam kalender BWF World Tour di Maret 2022 telah tuntas.
Total ada 15 gelar juara yang diperebutkan di ketiga turnamen di sepanjang Maret, yakni German Open (Super 300), All England (Super 1000), dan Swiss Open (Super 300).
Yang membanggakan adalah Indonesia mampu mengoleksi tiga gelar juara. Setelah gagal total di German Open (3-8 Maret), para punggawa 'Merah Putih' menebusnya di All England (16-20 Maret) dan Swiss Open (22-27 Maret).
Di All England, gelar juara Indonesia dipersembahkan ganda putra non-unggulan, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. Prestasi ini sangat di luar dugaan dan, tentu, sangat bikin bangga.
Pasalnya, ganda yang dipanggil BaKri ini datang dengan status debutan ke Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris. BaKri memulai kiprahnya dengan mengalahkan rekan senegaranya, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, 21-18, 21-19, di babak 32 besar.
Kehebatan BaKri baru terbukti setelah mengalahkan empat unggulan. Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia/8) dibekuk BaKri 24-22, 13-21, 21-17 dalam 55 menit di babak 16 besar.
Puncak performa BaKri disebut-sebut ada di perempat final. Di babak 8 besar ini, BaKri menggebuk unggulan ketiga dari Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, 16-21, 21-16, 22-20.
Di game penentuan, BaKri sudah tertinggal 17-20. Namun, ganda muda 'Merah Putih' ini sanggup mendulang lima poin beruntun untuk menang 22-20.
Di semifinal dan final, BakRi menggerus Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo 22-20, 13-21, 21-16 dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan 21-19, 21-13.
Kesuksesan BakRi diikuti Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di Swiss Open.
Jojo harus melalui tiga partai rubber game pada babak 16 besar (vs Ng Tze Yong dari Malaysia, perempat final (vs Toma Junior Popov dari Prancis), dan semifinal (vs Srikanth Kidambi dari India) sebelum mengalahkan Prannoy Haseena Sunil Kumar dengan straight game di final.
Jojo menuntaskan penantian tunggal putra Indonesia selama 20 tahun untuk menjuarai Swiss Open. Kali terakhir tunggal putra menjadi kampiun di turnamen ini adalah pada 2002 melalui Marleve Mainaky.
Secara pribadi, Jojo juga menyudahi puasa gelar juara dirinya yang berlangsung selama 2,5 tahun. Jojo kali terakhir berada di podium tertinggi yakni di Australian Open 2019 dengan mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting di final pada Juni.
Gelar juara FajRi di Swiss Open 2022 juga tak kalah epik. Unggulan keempat ini menaklukkan tiga unggulan dan semuanya dari Malaysia di tiga babak terakhir.
Dimulai dari unggulan keenam Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (21-12, 9-21, 22-20) di perempat final, unggulan kedua Aaron Chia/Soh Wooi Yik (22-20, 13-21, 21-8), dan unggulan kedelapan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (21-18, 21-19).
Ini menjadi gelar kedua FajRi di Swiss Open setelah merebutnya pertama kali pada 2019. Sejak Swiss Open dimulai pada 1955, hanya ada tiga gelar juara Indonesia di sektor ganda putra. Di samping dua gelar milik FajRi, satu gelar lain diraih Candra Wijaya/Sigit Budiarto pada 2005.
Dengan dua gelar, FajRi juga tercatat sebagai pengoleksi gelar juara terbanyak pemain/pasangan Indonesia di Swiss Open.
Selain Indonesia, Jepang sesungguhnya juga mengoleksi tiga gelar juara di sepanjang Maret. Semuanya terjadi di All England melalui tunggal putri Akane Yamaguchi, ganda putri Nami Matsuyama/Chiharu Shida, dan ganda campuran Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Hanya tiga wakil Jepang ini yang mampu merangsek hingga final All England 2022.
Meski menjadi negara paling moncer pada Maret, para pemain Indonesia tak bisa berpuas diri. Ada banyak pemain top dunia yang tak bermain di semua turnamen tersebut. Dua negara kuat, Jepang dan Tiongkok, sangat selektif memilih turnamen untuk diikuti para pemainnya.
Tiongkok memilih tak memainkan seluruh pemainnya di Swiss Open dengan alasan keamanan para pemainnya dari ancaman Covid-19. Sedangkan, Jepang tak mengikutsertakan para pemain hebatnya dan hanya memainkan beberapa pemain pelapis di Basel.
JUARA & FINALIS BWF WORLD TOUR MARET 2022
GERMAN OPEN (8-13 Maret)
JUARA
TUNGGAL PUTRA: Kunlavut Vitidsarn (Thailand/non-unggulan)
TUNGGAL PUTRI: He Bing Jiao (Tiongkok/non-unggulan)
GANDA PUTRA: Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia/non-unggulan)
GANDA PUTRI: Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (Tiongkok/1)
GANDA CAMPURAN: Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattnachai (Thailand/1)
RUNNER-UP
TUNGGAL PUTRA: Lakshya Sen (India/non-unggulan)
TUNGGAL PUTRI: Chen Yu Fei (Tiongkok/3)
GANDA PUTRA: Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi (Tiongkok/non-unggulan)
GANDA PUTRI: Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva (Bulgaria/7)
GANDA CAMPURAN: Ou Xuan Yi/Huang Ya Qiong (Tiongkok/non-unggulan)
ALL ENGLAND (16-20 Maret)
JUARA
TUNGGAL PUTRA: Viktor Axelsen (Denmark/1)
TUNGGAL PUTRI: Akane Yamaguchi (Jepang/2)
GANDA PUTRA: Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia/non-unggulan)
GANDA PUTRI: Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang/7)
GANDA CAMPURAN: Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang/4)
RUNNER-UP
TUNGGAL PUTRA: Lakshya Sen (India/non-unggulan)
TUNGGAL PUTRI: An Se Young (Korsel/4)
GANDA PUTRA: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Indonesia/2)
GANDA PUTRI: Zhang Zhu Xian/Zheng Yu (Tiongkok/non-unggulan)
GANDA CAMPURAN: Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (Tiongkok/3)
SWISS OPEN (22-27 Maret)
JUARA
TUNGGAL PUTRA: Jonatan Christie (Indonesia/4)
TUNGGAL PUTRI: Pusarla Venkata Sindhu (India/2)
GANDA PUTRA: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Indonesia/4)
GANDA PUTRI: Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva (Bulgaria/3)
GANDA CAMPURAN: Mark Lamsfuss/Isabel Lohau (Jerman/8)
RUNNER-UP
TUNGGAL PUTRA: Prannoy Hassena Sunil Kumar (India/non-unggulan)
TUNGGAL PUTRI: Busanan Ongbamrungphan (Thailand/4)
GANDA PUTRA: Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia/8)
GANDA PUTRI: Linda Efler/Isabel Lohau (Jerman/non-unggulan)
GANDA CAMPURAN: Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Malaysia/6)
JUARA TERBANYAK MARET 2022
NEGARA -- JUARA -- RUNNER-UP -- TOTAL FINALIS
1. Indonesia -- 3 -- 1 -- 4
2. Jepang -- 3 -- 0 -- 3
3. Tiongkok -- 2 -- 6 -- 8
4. Thailand -- 2 -- 1 -- 3
5. India -- 1 -- 3 -- 4
6. Malaysia -- 1 -- 2 -- 3
7. Jerman -- 1 -- 1 -- 2
8. Bulgaria -- 1 -- 1 -- 2
9. Denmark -- 1 -- 0 -- 1
(Indra)
Sumber foto: Badminton Photo, PP PBSI