Rehan/Lisa Pecah Kebuntuan Prestasi Ganda Campuran Indonesia
Senin, 07 Nov 2022 20:01:40

Majalahbulutangkis.com- Pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati sukses mengakhiri kebuntuan prestasi sektor ganda campuran Indonesia di event BWF musim 2022.
Pecah telur prestasi ganda campuran Indonesia ditandai dengan sukses Rehan/Lisa memenangkan gelar juara di ajang bulutangkis Hylo Open 2022 Super 300 berhadiah total 180.000 dolar AS.
Dalam laga final yang digelar di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, Minggu malam atau Senin dini hari WIB (7/11), Lisa/Ayu yang tak diunggulkan secara mengejutkan mampu mengalahkan ganda Tiongkok, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dua game langsung 21-17, 21-15 dalam waktu 43 menit.
Gelar ini bukan hanya pertama bagi Indonesia di musim 2022 di sektor ganda campura, tapi juga gelar terbesar pertama yang dimenangkan Rehan/Lisa sejak mereka disatukan sejak 2019 lalu. Sejauh ini gelar terbesar mereka menangkan adalah di ajang Finlandia Open 2019 yang merupakan turnamen level International Challenge.
“Allhamdulillah senang sekali rasanya bisa juara di sini. Apalagi ini gelar pertama di tahun ini setelah tiga kali tampil ke final. Pastinya senang. Ini bisa menjadi batu loncatan buat saya sama Lisa ke depannya,” ujar Rehan usai pertandingan.
Diakui Rehan, jalannya pertandingan tadi di game pertama ia dan Lisa masih mencari-cari pola permainan lawan seperti apa. Setelah ketemu, di game kedua Rehan/Lisa mulai menekan ke pemain Feng Yang Zhe yang terlihat lebih tegang.
“Saya bilang sama Lisa, permainan depannya nekad saja. Tidak usah mikir Huang Dong Ping itu juara apa. Yang penting nekad saja. Saya juga bilang ke Lisa, kalau smash lebih diarahkan ke cowoknya saja, soalnya cowoknya terlihat tegang,” lanjut Rehan.
Sementara Lisa pun tak kalah gembira dengan sukses pertamanya ini di level Super 300.
“Alhamdulillah kami senang sekali bisa juara. Akhirnya kami untuk kali pertama bisa juara di Super 300. Akhirnya kami bisa buktikan, kalau kami sebenarnya bisa. Tadi kami tidakk memikirkan menang atau kalah. Kami ingin bermain lepas saja karena lawan juga tidak gampang,” ungkap Lisa.
Lisa mengakui tidak takut lawan Huang Dong Ping, peraih emas Olimpiade. Yang pasti, di final Lisa berani main depan terus. Pergerakan kakinya juga enak. Begitu pula smashnya juga banyak tembus, mungkin karena shuttlecock-nya enak selain sempat menang angin juga.
Akan halnya sang pelatih Nova Widianto, kemenangan yang diraih Rehan/Lisa di turnamen Hylo Open 2022 ini menjadi awal yang bagus buat mereka. Dengan raihan gelar ini sektor ganda campuran juga bisa dikatakan pecah telor di tahun ini.
“Mudah-mudahan, keberhasan Rehan/Lisa ini bisa membuat para pemain bisa lebih percaya diri untuk menatap kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Semoga energi positif ini juga bisa menular ke pemain-pemain yang lain,” tutur Nova.
Bicara soal strategi kemenangan Rehan/Lisa, saya cuma mengingatkan akan kabiasaan mereka saat menerima servis. Selain itu, sebisa mungkin shuttlecock dipukul atau diarahkan untuk melewati Huang Dong Ping. Shuttlecock lebih banyak mengarah ke Feng Yan Zhe.
Yang menjadi kunci kemenangan Rehan/Lisa dalam partai final ini adalah segi kekompakan dan komunikasi di tengah lapangan yang bisa terjaga terus dari awal sampai akhir pertandingan. Juga faktor semangat juang mereka yang luar biasa.
Sebelumnya saya sudah berpesan, segera melupakan kekalahan di semifinal pada turnamen Prancis Open lalu. Saya pun meyakinkan kalau Rehan/Lisa bisa lebih baik lagi di turnamen berikutnya. Karena kalau Rehan/Lisa terlalu menyesali kekalahan di Prancis Open, berarti mereka tidak yakin performanya bisa lebih bagus lagi, tidak cuma maju ke semifinal. Ternyata, mereka bisa.
Karakter mereka berdua, saya akui juga bagus. Ini yang akan menjadi sisi keunggulan mereka dibanding pasangan lainnya.
Untuk pasangan yang lain, yang paling kelihatan evaluasinya adalah masalah non-teknis. Mereka gampang down. Mereka kurang tenang dalam bermain. Saat poinnya unggul, mereka sering jadi panik ketika disusul lawan. Ini yang harus dibenahi dan dipoles lagi agar ke depannya bisa tampil lebih baik lagi. (dar)