Putri dan Alwi ke Final Swiss Open

Minggu, 15 Maret 2026 08:55:15

 

Majalahbulutangkis.com- Putri Kusuma Wardani dan Alwi Farhan menjadi wakil Indonesia terakhir yang lolos ke final tunggal putri dan putra di ajang Swiss Open 2026 Supet 300 di Basel berhadiah total 250.000 dolar AS.

Putri yang menempati unggulan pertama sukses melaju ke laga puncak usai di semifinal Sabtu malam atau Minggu dini hari WIB (15/3) mengalahkan mantan pemain nomor 1 dunia asal Jepang, Nozomi Okuhara lewat laga dua game 21-16, 21-13.

“Untuk keseluruhan di lapangan, tadi dari pertama masuk dan sebelum main sudah menyiapkan untuk siap capek karena melawan Okuhara pasti tidak gampang mati dan dia mempunyai pukulan spekulasi yang sangat baik,” ujar Putri usai laga.

Bagi putri ini final pertama yang didapatnya di musim 2026. Lawannya di final adalah Supanida Katethong dari Thailand usai mengalahkan andalan China Taipei, Lin Hsiang Ti dalam laga tiga game 14-21, 21-18, 23-21.

Dari rekor pertemuan Supanida masih unggul 3-2 atas Putri. Di pertemuan terakhir Putri kalah dari Supanida di semifinal perorangan SEA Games Bangkok 2025 dua game langsung 18-21, 16-21.

Sementara Alwi Farhan juga memantapkan langkahnya untuk merebut gelar keduanya musim 2026. Ditempatkan sebagai unggulan keenam, Alwi berhasil mengalahkan unggulan pertama yang juga pemain senior China, Li Shi Feng dua game langsung 21-10, 21-19.

Kemenangan ini menjadikan rekor pertemuan keduanya menjadi imbang 1-1. Sebelumnya Alwi dari Shi Feng di ajang Cina Masters 2025 dalam laga dua game 16-21, 9-21.

“Tentu tidak gampang melawan Li Shi Feng, pertandingan yang susah dengan banyak perubahan strategi tapi saya tidak mau mengecewakan penonton di Indonesia yang sudah rela tidak tidur. Terima kasih banyak buat doa dan dukungannya, sangat berarti bagi saya, merasa ditemani walaupun banyak perbedaan jam. Semoga besok saya bisa membawa piala ke Indonesia,” ungkap Alwi.

Sayangnya di tunggal putra gagal menciptakan final sesama pemain Indonesia setelah Anthony Sinisuka Ginting harus mengakui keunggulan Yushi Tanaka dari Jepang dua game langsung 17-21, 12-21.

“Tadi kurang bisa memanfaatkan kondisi dengan baik, terutama di gim pertama yang sudah sempat unggul lumayan banyak poin. Saya malah banyak melakukan kesalahan sendiri dan Yushi tambah percaya diri buat mengembangkan permainannya. Di gim kedua sudah coba tapi memang saya bermain kurang baik sementara dia kebalikannya cukup baik hari ini,” tutur Anthony.

Bagi Alwi menghadapi Yushi bukanlah lawan baru. Sebelumnya sudah tiga berhadapan dengan Yushi dengan 1-2 untuk Yushi. Terakhir Alwi kalah dari Yushi dari Indonesia Masters 2026 Januari lalu dua game langsung 20-22, 16.21. (dar)