Popor Prioritaskan Asian Games
Kamis, 03 Febuari 2022 17:53:53
Majalahbulutangkis.com- Musim 2021 menjadi musim spektakuler buat Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai. Ganda campuran Thailand ini tampil super di tiap turnamen yang mereka ikuti.
Mereka sukses merangsek ke sembilan final dan, bahkan, mampu menjadi kampiun di delapan di antaranya. Namun, bagi pasangan yang akrab disapai Bass/Popor ini, capaian terbaik adalah ketika menjadi juara dunia. Di partai puncak, mereka mengalahkan salah satu ganda terkuat dunia asal Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino.
“Saya telah menanti 14 tahun untuk gelar ini. Menjadi juara dunia telah menjadi mimpi saya dan sekarang momen itu akhirnya tiba,” kata Popor kepada BWF.
“Saya sangat bangga terhadap diri sendiri dan Bass. Saya ingin menjadi juara dunia tiap tahun. Saya merayakannya ketika saya pulang. Saya kangen makanan di rumah, jadi saya makan makanan sehat dan pergi berlibur bersama teman-teman,” tambahnya.
Rangkaian gelar juara tersebut mengantarkan Bass/Popor menempati ranking 1 BWF. Mereka menggusur ganda Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Ya Qiong. Popor kini berambisi mengulang prestasi tersebut di musim 2022.
Bahkan, secara pribadi, pemain berusia 29 tahun ini membidik medali emas Asian Games 2022 yang akan dihelat di Hangzhou, Zhejiang, Tiongkok, 10-25 September. Prestasi terbaiknya di ajang olahraga terbesar Asia empat tahunan tersebut adalah meraih medali perak di nomor beregu putri bersama Ratchanok Intanon dan Nitchaon Jindapol pada 2010.
Pada keikutsertaan terakhirnya, Popor hanya mampu menapak perempat final di Jakarta-Palembang 2018. Ia dan Bass menyerah dari ganda Hong Kong, Thang Chun Man/Tse Ying Suet.
“Tentu saja sebuah gelar juara di Asian Games 2022 adalah sesuatu yang kami berdua (Bass) targetkan tahun ini,” ucap Popor, yang merupakan sahabat karib pemain ganda putri Indonesia, Greysia Polii.
“Gelar juara dunia membuat saya percaya diri menatap tahun ini, tapi saya hanya ingin melakukan yang terbaik tiap saat. Penting untuk melakukan semuanya secara bertahap,” imbuhnya.
Popor mengklaim persiapannya tahun ini telah sempurna. Baik dari kesehatan fisik, mental, dan juga sosial, termasuk hubungannya dengan Bass di lapangan. Komitmen ini terbukti telah membuat kondisi dan level permainan Popor konsisten. Tahun lalu, pemain bertinggi 169 cm ini bahkan sanggup melakoni 50 pertandingan hanya dalam kurun 75 hari.
“Itu sangat gila. Saya rasa itu akan menjadi yang pertama dan terakhir saya bermain 50 pertandingan dalam waktu sangat pendek. Ini butuh banyak kerja keras. Banyak latihan. Kami berlatih berjam-jam sehari. Saya berada di gim berjam-jam. Saya harus makan dengan benar dan kuat dari sisi mental,” kata Popor membeberkan.
“Kunci kesuksesan kami adalah kami bicara dalam pertandingan dan sebelumnya seperti bagaimana meladeni lawan kami. Dan, selama pertandingan, kami juga bicara apa yang bagus, apa yang buruk. Terkadang saya memberitahu Bass: ‘Lanjutkan dan akhiri poin ini. Jangan berpikir nantinya. Hanya saat ini’. Ini kerja tim yang bagus,” tutupnya.
(Indra)
Sumber foto: The Bangkok Post