Moeldoko Kunjungi Markas PB.Djarum di Kudus

Kamis, 12 September 2019 19:27:19

Majalahbulutangkis.com- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko beserta jajarannya melakukan peninjauan langsung ke markas PB.Djarum di GOR Jati, Kudus, Kamis (12/9). Hal tersebut dilakukan untuk mencari pembuktian terhadap polemik yang berkembang dalam kurun sepekan belakangan.

Seperti ramai diberitakan, KPAI mengeluarkan surat agar kegiatan audisi yang diselenggarakan PB.Djarum segera dihentikan karena disinyalir telah mengeksploitasi anak-anak untuk kepentingan penjualan rokok.

Selain meninjau segala fasilitas yang tersedia di GOR Jati, Moeldoko juga menyempatkan diri berbincang dengan para pengurus dan atlet-atlet binaan PB Djarum.

“Kami menyambut baik perhatian yang diberikan oleh Pak Moeldoko dan jajaran Kantor Staf Presiden atas polemik yang timbul belakangan ini. Tentunya kami berharap ke depan ada solusi untuk kebaikan bersama, khususnya demi prestasi bulutangkis Indonesia,” ujar Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin.

Yoppy kembali menegaskan Djarum Foundation dan PB Djarum merupakan entitas yang berbeda dengan bisnis rokok yang dijalankan oleh PT Djarum. Program Audisi Umum, murni merupakan pembinaan yang dilakukan PB Djarum dalam mencari bibit pebulutangkis berbakat.

“Tadi sudah kami sampaikan kepada beliau (Moeldoko) dan beliau juga sudah mengecek langsung aktivitas di PB Djarum. Bahwa ini murni pembinaan atlet,” terangnya.

Terkait pernyataan Moeldoko yang meminta Audisi Umum dilanjutkan karena tidak ada unsur eksploitasi anak, Yoppy mengaku siap menindaklanjuti.

“Tentu ada proses-proses yang akan berjalan. Kami dalam posisi siap menindaklanjuti,” kata Yoppy.

Tak hanya mengunjungi GOR Jati yang menjadi markas PB Djarum, Moeldoko juga mengunjungi sejumlah SMK di Kudus, yaitu SMK Raden Umar Said (RUS), SMK PGRI 1, SMK Ma’arif, SMK Wisuda Karya, dan SMK Assaidyah 2. Sekolah-sekolah kejuruan tersebut merupakan binaan dan mendapatkan fasilitas dari Djarum Foundation.

Sebelumnya, Moeldoko mengatakan bahwa program Audisi Umum yang dilakukan PB Djarum harus terus berjalan untuk menjaga mata rantai prestasi bulutangkis Indonesia. Mantan Panglima TNI ini menegaskan tidak ada unsur eksploitasi anak dalam kegiatan tersebut.

"Yang ada mengeksplorasi kemampuan anak kita menjadi juara. Itu tindakan positif menjadi juara, tidak ada juara tanpa kerja keras. Jadi audisi PB Djarum tetap berlanjut, saya bela keinginan anak untuk jadi juara," tegas Moeldoko. (Daryadi)