Malaysia Open 2022: Sudah Saatnya Ganda Putri Unjuk Diri
Senin, 27 Juni 2022 17:42:00

Majalahbulutangkis.com- Indonesia mengerahkan tiga ganda putri di Malaysia Open Super 750 yang dihelat di Axiata Arena, Kuala Lumpur, 28 Juni-3 Juli. Diharapkan ketiganya bisa unjuk diri dan bisa menuai hasil maksimal.
Menilik dari dua turnamen di Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti memang yang paling menonjol. Mereka mampu menembus final Indonesia Masters Super 500 dan perempat final Indonesia Open Super 1000.
Sayangnya, hasil yang dituai dua ganda muda lainnya tak bisa dibilang memuaskan. Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi berturut-turut mentok di babak 32 besar dan 16 besar. Febby Valencia Dwijayanti Gani/Ribka Sugiarto terhenti di perempat final dan babak 32 besar.
Ana/Tiwi bertekad menuai hasil lebih baik di Malaysia Open. Apalagi, bisa dibilang mereka hanya menghadapi ganda Amerika Serikat, Francesca Corbett/Allison Lee, di babak 32 besar. Di atas kertas, Ana/Tiwi semestinya bisa menuai kemenangan.
Dari ketiga ganda putri 'Merah Putih', Ana/Tiwi kini ada di peringkat tertinggi dengan menduduki posisi 68 dunia. Namun, jika gagal tampil apik di beberapa turnamen ke depan, tak mustahil mereka bakal digusur Apri/Siti Fadia (132) dan Febby/Ribka (208).
"Kami banyak belajar belajar dari hasil di Indonesia Masters dan Indonesia Open. Dari segi pola permainan kami belum bisa mendapat banyak serangan," kata Tiwi dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI, Senin (27/6).
"Hal itu yang kami latih seminggu kemarin, bagaimana caranya untuk terus mendapat serangan. Tak banyak waktu memang, tapi kami coba manfaatkan, semoga di pertandingan ini bisa lebih baik," tambahnya.
Meski tampil apik di dua turnamen terakhir, Apri/Siti Fadia belum berani sesumbar. Mereka hanya mematok semifinal dulu di Malaysia Open.
"Targetnya pasti memberikan yang terbaik. Kita mau ke semifinal dulu, tapi tetap harus fokus satu pertandingan demi satu pertandingan," ujar Siti Fadia.
Apesnya, jalur Apri/Siti Fadia di pool atas section 1 terbilang sulit. Di babak I atau 32 besar, lawan mereka berganti. Baek Ha Na/Lee Yu Lim dari Korea Selatan menarik diri. Posisi mereka digantikan oleh Emma Moszczynski/Stine Kuespert, ganda Jerman yang dapat promosi dari daftar cadangan (PFR).
Di babak 16 besar, Apri/Siti Fadia sudah bertemu dengan peringkat 5 dunia yang menjadi unggulan keenam di Malaysia Open, Nami Matsuyama/Chiharu Shida. Ganda Jepang ini berstatus juara All England Open 2022, Thailand Open 2022, dan Indonesia Open 2022.
Gawatnya, Apri menyebut kondisi lapangan sesungguhnya tak cukup ideal. Terlalu berangin dan laju bola sulit ditebak. Namun, pemain berusi 24 tahun ini menegaskan mereka akan berusaha cepat beradaptasi.
"Kami sudah siap bertanding. Kendala pasti ada, tapi kita jadikan kendala itu sebagai sebuah ujian untuk bagaimana kita bisa bermain. Lapangannya berangin dan bolanya kadang bisa cepat, kadang lambat jadi kita harus tahu pola apa yang harus kita mainkan," sebut Apri seusai latihan di Axiata Arena, Senin siang waktu setempat.
Febby/Ribka langsung bertemu lawan berat, yakni ganda tuan rumah Vivian Hoo/Lim Chiew Sim, yang berperingkat 36 dunia dan semifinalis Swiss Open 2022.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI