Malaysia Masters 2022: Chico Menjegal, Jojo Dijegal

Rabu, 06 Juli 2022 22:28:42

 

Majalahbulutangkis.com- Dari empat wakil di sektor tunggal putra, kini Indonesia hanya memiliki dua wakil di babak II atau 16 besar Malaysia Masters 2022. Anthony Sinisuka Ginting dan Chico Aura Dwi Wardoyo sanggup menjegal lawan-lawan mereka pada babak I atau 32 besar, Rabu (6/7). 

Namun, Tommy Sugiarto dan Jonatan Christie justru dijegal lawan-lawan mereka pada fase yang sama di Axiata Arena, Kuala Lumpur. 

Ginting menekuk Kenta Nishimoto lewat partai tiga game, 8-21, 21-14, 22-20. Chico juga melalui pertandingan alot sepanjang 63 sebelum menggebuk wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu, 21-16, 17-21, 21-19. Ini menjadi kemenangan ketiga beruntun Chico atas Lee yagn semuanya terjadi di musim 2022. 

"Tadi alhamdulillah main dengan baik dan tak cedera juga sampai akhir. Secara keseluruhan bisa mengontrol permainan lawan, bisa fokus dan pegang bola depannya," kata Chico dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.

"Saya sudah bisa lebih belajar dari video dan masukan kakak-kakak senior di tunggal putra juga pelatih tentang permainan Lee. Itu sangat membantu saya jadi lebih enak untuk how to play-nya sudah lebih mengerti. 

"Permainan saya sudah jauh lebih baik daripada permainan minggu lalu (Malaysia Open). Saya lebih percaya diri soalnya dari suasana dan kondisi sudah tahu. Target bisa terus main bagus dan mengeluarkan semua yang sudah dilatih selama ini."

Di perdelapan final, Kamis (7/7), Chico yang berperingkat 45 dunia bersua Kantaphon Wangcharoen. Tunggal Thailand yang menduduki ranking 23 dunia ini menggilas wakil tuan rumah, Leong Hun Hao, 21-12, 21-18, di babak 32 besar. Kantaphon memenangi satu-satunya pertemuan yang pernah terjadi dengan Chico. Namun, itu sudah terjadi pada Indonesia International Challenge 2015. 

Ginting bertemu dengan Parupalli Kashyap di babak 16 besar. Tunggal putra India berposisi 36 dunia mendepak wakil Indonesia lainnya, Tommy Sugiarto, di babak 32 besar. Ginting unggul 7-0 atas Parupalli dalam rapor pertemuan keduanya. 

Apesnya, jika Ginting dan Chico berhasil melipat lawan masing-masing, mereka akan saling baku hantam di perempat final, Jumat (8/7).  

Jonatan Christie bernasib sama dengan Tommy. Pemain berperingkat 8 dunia ini harus mengakui keunggulan Wang Tzu We, 21-16, 18-21, 25-27. Permainan kedua pemain ini sangat panjang hingga mencapai 93 menit. 

Meski menerima kekalahan, Jojo mengkritik beberapa keputusan perangkat pertandingan yang dinilainya cukup merugikannya, terutama di poin-poin akhir game penentuan. Yang paling jelas adalah saat Jojo yang sudah unggul match point 20-18 mengarahkan shuttlecock ke sisi kiri pertahanan yang tak bisa dijangkau oleh Wang. Shuttlecock itu dinyatakan masuk oleh hakim garis, tapi dikoreksi wasit menjadi keluar. 

"Ada beberapa keputusan perangkat pertandingan yang saya rasa merugikan saya. Wasit agak kurang tegas. Seperti misalnya, lawan beberapa kali mengulur waktu secara tak wajar, tapi tak pernah diperingatkan. Lalu ada beberapa keputusan hakim garis yang kurang tepat, juga keputusan wasit yagn meng-overrule keputusan hakim garis yang menurut saya keliru," kata Jojo.

"Ini yang membuat saya agak kesal dan kecewa. Sebenarnya saya coba untuk tetap fokus, tapi ya hasilnya tak sesuai dengan keinginan. Belum rezeki."

Sisi positif dari tersingkir di babak I Malaysia Masters 2022 bagi Jojo adalah dirinya bisa rehat lebih lama sebagai persiapan terjun di Singapore Open Super 500 yang dihelat pekan depan. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI