Malaysia Masters 2022: Chico Jadi Pemain Putra Pertama Papua Juarai BWF World Tour
Minggu, 10 Juli 2022 15:50:37
Majalahbulutangkis.com- Kerja keras Chico Aura Dwi Wardoyo mulai terlihat hasilnya. Tak tanggung-tanggung, tunggal putra berusia 24 tahun ini mampu menjuarai Malaysia Masters 2022.
Itu setelah pada final di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (10/7), Chico menjungkalkan wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus, 22-20, 21-15, dengan durasi 45 menit. Ini membuat skor pertemuan 1-2 masih untuk keunggulan Ng Ka Long Angus.
"Sedikit tegang saat masuk lapangan, tapi alhamdulillah saya bisa mengatasinya akhirnya bisa main enjoy dan rileks di lapangan. Di game pertama poinnya kan mepet-mepet, saya fokus poin demi poin dan saat di poin kritis coba konsisten dengan pola main," kata Chico dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Di game kedua, lawan sepertinya tak enak juga dengan kondisi menang angin jadi saya manfaatkan kesempatan itu," lanjutnya.
Perjalanan Chico merebut gelar Malaysia Masters 2022 tidak bisa dikatakan mudah. Setelah mendapat promosi dari kualifikasi ke babak utama, Chico dihadapkan pada lawan-lawan tangguh seperti Lee Cheuk Yiu (Hong Kong), Kantaphon Wangcharoen (Thailand), Lu Guang Zu (China) hingga rekan satu pelatnas, Anthony Sinisuka Ginting. Hebatnya, Chico berhasil melewati mereka walau harus berjuang dengan rubber game.
"Pastinya senang dan bangga bisa meraih gelar pertama di Super 500. Saya tak menyangka bisa juara di sini tapi ini juga berkat persiapan saya yang menurut saya cukup baik jelang turnamen ini," ungkap Chico.
"Saya berharap ini menjadi bentuk tambahan kepercayaan diri menuju turnamen-turnamen selanjutnya. Saya ingin lebih enjoy dalam setiap permainan yang saya jalani," harapnya.
Selain gelar pertama di BWF World Tour Super 500, Chico juga mencetak sejarah dengan menjadi pebulutangkis Papua pertama yang meraih gelar juara di ajang bulutangkis internasional. Chico pun mempersembahkan gelar ini untuk semua pihak yang sudah mendukungnya.
"Gelar ini mau saya persembahkan untuk orang tua, mama, papa, kakak dan adik. Semua keluarga. PBSI juga pastinya. Terima kasih untuk coach Irwansyah, Koh Jonatan (Christie), Aa Ginting (Anthony Sinisuka), Mas Vito (Shesar Hiren), dan semua tim tunggal putra," ucap pebulutangkis kelahiran Jayapura, 15 Juni 1998 itu.
"Untuk masyarakat Indonesia, khususnya Papua, terima kasih doa dan dukungannya selama ini. Semoga apa yang saya raih, bisa menjadi motivasi dan inspirasi bagi anak-anak di sana," pungkas Chico.
Chico juga menjadi tunggal pertama Indonesia yang menjuarai Malaysia Masters sejak Simon Santoso menggurat prestasi tersebut pada 2014.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI
Baca Juga
- Daihatsu Indonesia Masters 2019: Dua Ganda Putra Indonesia Ke Semifinal
- PBSI Panggil 17 Atlet Baru Ke Pelatnas
- [BAC 2022] Cedera Ini Paksa PraMel Mundur Di Semifinal
- Indonesia Open 2022: 20 Bintang Indonesia Tantang Bintang-bintang Dunia
- [Korea Masters 2022] Ganda Malaysia Depak Pram/Yere Di 32 Besar