Malaysia International Challenge: Firman Dipermalukan Kunlavut

Kamis, 19 April 2018 14:16:30

 

Majalahbulutangkis.com- Apa yang dikhawatirkan ternyata terjadi juga. Pebulutangkis andalan Indonesia, Firman Abdul Kholik harus menerima kenyataan kandas di babak ketiga ajang Malaysia International Challenge 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Firman yang menempati unggulan keempat turnamen berhadiah total 25.000 dolar AS, di luar dugaan dipermalukan bintang muda Thailand, Kunlavut Vitidsarn dua game langsung 18-21, 12-21 dalam waktu 29 menit, Kamis siang (19/4).
Pebulutangkis berusia 17 tahun tersebut memang bukan pemain sembarangan. Saat ini ia menempati peringkat 1 dunia junior. Salah satu prestasi terbesarnya adalah memenangkan Kejuaraan Dunia Junior 2017 di Yogyakarta. Sedangkan di awal musim 2018 ini ia sudah mengantungi tiga gelar junior internasional, masing-masing di Belanda, Jerman, serta Jakarta pekan lalu.
Bagi Firman yang kini berada di peringkat 70 BWF, ini adalah pertemuan pertamanya melawan pemain yang sudah memiliki peringkat senior 192 BWF.
Firman pun bukan satu-satunya unggulan yang jadi korban Kunlavut. Sebelumnya di babak pertama Kunlavut juga menumbangkan unggulan ke-15, Hashiru Shimono (Jepang) 21-13, 21-17.
Berkat kemenangan ini Kunlavut melaju ke perempat final Jumat besok (20/4). Lawannya adalah Bai Yupeng asal Tiongkok. Kedua pemain sama-sama masih dalam kategori junior. Pada awal Maret 2018 lalu keduanya berjumpa di perempat final German Junior yang dimenangkan Kunlavut 21-11, 24-22.
Sementara kubu Indonesia kendati kehilangan Firman namun masih memiliki peluang melalui Wisnu Yuli Prasetyo, Muhammad Bayu Pangisthu, Shesar Hiren Rhustavito, serta Krishna Adi Nugraha.
Wisnu, pemain senior binaan PB.Djarum tak sulit untuk mengalahkan Soren Toft (Denmark) 21-16, 21-17. Begitu pula Shesar yang juga binaan PB.Djarum menang mudah atas Alfred Lau Yu Leong (Malaysia) 21-5, 21-16. Pemain Djarum lainnya Bayu pun menang mudah atas Zulhelmi Zulkilfi (Malaysia) 21-10, 21-10.
Sedang Krishna yang merupakan binaan PB.Jaya Raya mampu membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan kesembilan Lu Chia Hung (Taiwan) 21-9, 21-9 dalam waktu 22 menit.
Sayangnya di laga perempat final Wisnu harus terlibat pertarungan melawan rekan satu klubnya Shesar Hiren. Bayu yang mengawali karirnya dari kualifikasi akan menantang unggulan ke-14, Hsueh Hsuan Yi (Taiwan). Sedang Krishna masih menunggu pemenang laga antara Tan Jia Wei (Malaysia) melawan Ade Resky Dwicahyo (Azerbaijan). (MB-01)