Ini PR PBSI Usai Gagal di Piala Thomas 2022
Senin, 16 Mei 2022 10:29:27

Majalahbulutangkis.com- Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia membawa pulang hasil yang bertolak belakang di putaran final Piala Thomas-Uber 2022 di Bangkok, Thailand, yang berakhir Minggu (15/5).
Tim Uber yang bermaterikan pemain-pemain muda berhasil menapak target menembus perempat final. Komang Ayu Cahya Dewi dan kawan-kawan menjadi runner-up Grup A yang dijuarai oleh Jepang.
Di partai pamungkas, meski kalah 1-4 dari Jepang, penyisihan grup terjadi sebuah momen yang sangat membanggakan. Tunggal putri berusia 19 tahun dan berperingkat 333 dunia, Bilqis Prasista, di luar dugaan mengalahkan peringkat 1 dunia dari Jepang, Akane Yamaguchi, 21-19, 21-19. Di perempat final, Komang dan kolega tak berdaya di tangan Tiongkok. Mereka kalah telak 0-3.
Di sektor tim Piala Thomas, Indonesia memang tampil hebat. Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan menjuarai Grup A. Mereka juga menggerus Tiongkok dan Jepang di perempat final semifinal. Namun, di luar prediksi Ginting dan kolega justru kalah telak 0-3 dari India di final. Target mempertahankan gelar juara yang diraih tahun lalu di Denmark pun gagal dicapai.
Ginting takluk dari Lakhsya Sen 21-8, 17-21, 16-21. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Mohammad Ahsan menyerah dari Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty 21-18, 21-23, 19-21. dan Jonatan Christie dipermalukan Kidambi Srikanth 15-21, 21-23. Tak ayal, evaluasi menyeluruh di kategori putra harus segera dilakukan oleh PBSI.
"Sebagai bahan evaluasi, seluruh pemain sudah berjuang hebat. Sudah mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik. Kita akui, memang lawan lebih baik," kata Manajer Tim Hendro Santoso dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI, Senin (16/5).
Pelatih tunggal putra PBSI, Irwansyah, mengklaim meski gagal juara, ada perkembangan positif dari nomor yang digawanginya tersebut. Itu terlihat dari permainan Ginting yang makin membaik di sepanjang Piala Thomas 2022.
Kendati demikian, Irwansyah tak menampik sekarang adalah momen yang tepat untuk mengorbitkan pemain-pemain pelapis seperti Syabda Perkasa Belawa dan Tegar Sulistio. Kedua pemain ini termasuk dalam skuad Piala Thomas Indonesia di Bangkok. Namun, hanya Syabda yang berkesempatan tampil.
Pemain berusia 20 tahun ini membayar tunai kepercayaan pelatih saat Indonesia bentrok Korea Selatan pada laga terakhir Grup A. Turun sebagai tunggal ketiga saat kedudukan imbang 2-2, Syabda berhasil menggebuk Lee Yun Gyu, 21-14, 1-21, 21-16, untuk memastikan kemenangan 3-2 dan status juara grup untuk Indonesia.
"Para pemain pelapis ke depan akan diberi kesempatan lebih banyak tampil ke kejuaraan internasional. Ini menjadi bagian dari proses regenerasi," ucap Irwansyah.
Di sisi ganda putra, sang pelatih, Herry Iman Piengardi, mengaku puas dengan performa anak-anak asuhnya. Namun, ia akan mempersiapkan pemain-pemain muda untuk melakoni Piala Thomas yang akan digelar dua tahun mendatang di Tiongkok.
"Pemain mudah sudah sepantasnya yang akan tampil di 2024. Mereka akan saya matangkan agar siap tampil di perebutan Piala Thomas 2024," ucap pelatih berjuluk Naga Api tersebut.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI
Baca Juga
- Blibli.com Superliga Junior 2017, Putri Jaya Raya Tekuk Malaysia 5-0
- Indonesia Di Grup Keras Piala Sudirman 2025
- Indonesia Masters 2022: Satu Slot 8 Besar Sudah Direbut Ganda Campuran Tuan Rumah
- Ginting Ke Perempat Final Daihatsu Indonesia Masters
- China Open 2018: Tekuk Kento, Anthony Raih Podium Juara