Indonesia Raih Medali Perak Piala Thomas Usai Kalah dari India
Minggu, 15 Mei 2022 17:25:25
Majalahbulutangkis.com- Ambisi tim Piala Thomas Indonesia mempertahankan mahkota juara kandas. Itu setelah pada partai final kontra tim India di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Minggu (15/5), Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan harus mengakui kehebatan Lakhsya Sen dan kolega.
Awalnya, final seperti berjalan sesuai kemauan tim 'Merah Putih'. Tampil sebagai tunggal putra pertama, Ginting dengan mudah mengalahkan Lakshya 21-8 pada game pertama. Namun, petaka terjadi di dua game berikutnya.
Ginting tak kuasa meladeni permainan brilian pemain India berusia 20 tahun berperingkat 9 dunia tersebut. Ginting, yang menempati peringkat dunia empat tingkat lebih baik dari Lakshya, menyerah 17-21, 16-21. Total 65 menit waktu yang dihabiskan di partai pertama final Piala Thomas 2022 tersebut. Kekalahan Ginting membuat Indonesia tertinggal 0-1.
"Kecewa, bahkan saya merasa sangat kecewa tak bisa sumbang angka di final. Padahal, ini adalah last battle, saya kurang bisa memaksimalkan penampilan," kata Ginting dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Game ketiga bisa dibilang masing-masing berada di setengah court yang enak dan court tak enak. Cuma saat unggul 12-8 saya kurang bisa menerapkan strategi dengan baik. Saat menang angin, saya tetap mencoba menyerang, cuma hari ini saya agak buru-buru dan tak bisa me-manage tenaganya. Saya akhirnya jadi banyak melakukan kesalahan sendiri.
"Lawan Lakshya berbeda dengan Kento Momota atau pemain Tiongkok yang bisa saya kalahkan. Saat unggul di game ketiga, saya bisa menjaga permainan dan akhirnya menang. Serangan saya tetap ada. Tapi, lawan Lakshya, saya malah terburu-buru dan tak bisa terapkan strategi dengan baik."
Indonesia makin tertekan setelah ganda Kevin Sanjaya Sukomuljo/Mohammad Ahsan juga menelan kekalahan. Mereka takluk dari ganda utama India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, 21-18, 21-23, 19-21, dengan durasi 73 menit.
Setelah menang di game pertama, sesungguhnya Kevin/Ahsan berpeluang memenangi game kedua. Mereka telah unggul 20-17. Namun, Satwiksairaj/Chirag mampu membalikkan keadaan dan menang.
"Kami minta maaf belum bisa sumbang poin bagi Indonesia. Sebenarnya kita punya kans untuk menang. Tapi, itu semua sudah kodar Allah. Kita sudah maksimal mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik, tetapi tak bisa ambil kemenangan. Saya dan Kevin sudah berjuang maksimal, tapi hasilnya kalah," ungkap Ahsan.
Kevin lantas menimpali, "Di game kedua, saat unggul 19-13, saat itu mungkin lawan bermain nothing to lose. Mereka jadi susah dimatikan. Saat lawan mulai nengejar, kita malah makin hati-hati dan banyak melakukan sendiri."
Harapan Indonesia meraih gelar juara ke-15 di Piala Thomas pun sirna setelah Jonatan Christie juga takluk. Pemain berperingkat 8 dunia ini menyerah di tangan peringkat 11 dunia, Kidambi Srikanth, 15-21, 21-23. Dengan hanya menghabiskan 48 menit, ini menjadi partai tersingkat di final Piala Thomas 2022.
"Saya sebenarnya sudah bisa bermain baik saat di gim kedua dan sempat unggul 16-13. Namun, Srikanth setelah itu begitu nekat. Ia sepertinya tak mau kehilangan momentum dan justru pukulan-pukulannya masuk," ujar Jojo.
"Apalagi kondisi angin di lapangan juga berpengaruh besar. Saya kadang jadi ragu-ragu dalam memutuskan mau memukul. Kekalahan ini membuat saya seperti kehilangan kata-kata untuk menggambarkan betapa sedih dan kecewa saya. Di partai final kita kalah dan harus puas dengan medali perak."
Kemenangan telak 3-0 atas Indonesia memastikan India merengkuh gelar juara Piala Thomas untuk pertama kalinya.
HASIL FINAL INDIA VS INDONESIA (3-0)
Lakshya Sen vs Anthony Sinisuka Ginting 8-21, 21-17, 21-16
Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty vs Kevin Sanjaya Sukomuljo/Mohammad Ahsan 18-21, 23-21, 21-19
Kidambi Srikanth vs Jonatan Christie 21-15, 23-21
M.R. Arjun/Dhruv Kapila vs Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (tak dimainkan)
Prannyo H.S. vs Shesar Hiren Rhustavito (tak dimainkan)
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI