Indonesia Open 2022: The PraYer Siapkan Taktik Ini Lawan Ganda Terbaik Malaysia

Kamis, 16 Juni 2022 17:11:04

 

Majalahbulutangkis.com- Indonesia telah memastikan dua tiket perempat final Indonesia Open 2022. Satu tiket telah diamankan sejak babak 32 besar tuntas digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (15/6). 

Itu karena hasil dari babak 32 besar tersebut mempertemukan dua ganda Indonesia pada babak 16 besar yang dihelat pada Kamis (16/6) ini. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bertemu dengan yunior mereka di Pelatnas PBSI Cipayung, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. 

Tiket perempat final yang akan dilangsungkan pada Jumat (17/6) dipastikan menjadi milik salah satu dari kedua ganda 'Merah Putih' tersebut. Sang lawan justru sudah dipastikan yakni Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi. Ganda Tiongkok ini mengempaskan ganda India, Arjun Madathil Ramachandran/Dhruv Kapila, 21-19, 21-15, di perdelapan final. 

Satu tiket perempat final bagi ganda putra Indonesia lainnya didapuk oleh Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Ganda peringkat 16 dunia ini menggerus Lee Yang/Wang Chi Lin dengan skor 21-16, 17-21, 21-14. 

Ini menjadi pembalasan sempurna Pram/Yere setelah kekalahan mereka dari ganda Taiwan berperingkat 4 dunia itu di babak 32 besar Orleans Masters 2019, 16-21, 20-22. 

"Senang bisa memenangkan pertandingan hari ini karena pada pertemuan sebelumnya di 2019, kami kalah straight game. Sekarang kami menang rubber game berarti secara permainan kami ada kemajuan," kata Yeremia dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.

Pram/Yere akan menghadapi ganda terbaik Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di perempat final. Ganda berperingkat tujuh dunia ini dengan susah payah mengalahkan wakil Belanda Ruben Jille/Ties Van Der Lecq 17-21, 21-16, 21-6. 

Dalam rekor pertemuan, Pram/Yere unggul 1-0 atas Aaron/Soh. Ganda Indonesia berakronim The PraYer ini menang 23-21, 21-10 pada final Badminton Asia Championships 2022 pada awal Mei. Di pertemuan kedua nanti, The Prayer mungkin akan menggunakan taktik serupa untuk mengatasi perlawanan ganda terbaik Malaysia tersebut. 

"Dari strategi kami ingin bermain menekan terlebih dahulu. Berkaca saat bertemu di turnamen sebelumnya, mereka banyak melakukan kesalahan sendiri saat kami tekan, untuk itu kami akan menekan mereka terlebih dahulu," ujar Yeremia. 

Sayangnya, satu ganda Indonesia gagal melanjutkan langkah ke babak 8 besar. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin takluk dari ganda senior Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, 18-21, 21-16, 15-21. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI