Indonesia Open 2018: Kevin/Marcus Raih Gelar Kedua di Istora

Senin, 09 Juli 2018 06:29:21

 

Majalahbulutangkis.com- Pasangan ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses meraih gelar keduanya di Istora Senayan, Jakarta, setelah mereka menjuarai ajang Blibli Indonesia Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 1000. Gelar pertama diraih di tempat yang di ajang Indonesia Masters 2018, Januari lalu.

Di laga final Minggu malam (8/7), pasangan nomor 1 dunia ini sukses mengalahkan pasangan Takuto Inoue/Yuki Kaneko dua game langsung 21-13, 21-16.

Ini adalah kemenangan keempat Kevin/Marcus atas Inoue/Kaneko, pasangan Jepang unggulan ketujuh ini tercatat belum pernah sekalipun menang dari Kevin/Marcus.

"Kami senang bisa juara di kandang sendiri, Istora kan terkenal angker, jadi kami senang bisa dapatkan gelar di sini," ujar Kevin.

"Ya senang tentunya, minggu lalu di Malaysia Open, kami mendapat hasil yang kurang baik, jadi rasanya sekaran luar biasa. Kami merasa lawan tampil under pressure mungkin mereka tegang, mereka tak tampil seratus persen, kami merasa lebih beruntung," sebut Marcus.

Marcus juga menambahkan bahwa gelar ini mereka persembahkan untuk masyarakat Indonesia yang telah mendukung mereka selama ini. Kini Kevin/Marcus akan mempersiapkan diri menuju Kejuaraan Dunia 2018 dan Asian Games 2018.

"Tidak bisa dijadikan kalau kejuaraan mepet, karena kami sudah biasa ikut dua pertandingan sekaligus. Pintar-pintar saja menjaga badan, fisik dan mental," kata Kevin.

"Sebelum ke Asian Games, kami akan ikut kejuaraan dunia. Kami mau fokus ke apa yang ada di depan dulu. Tentunya Asian Games sangat penting, apalagi kita jadi tuan rumah," tambah Kevin.

Inoue/Kaneko kembali harus mengakui jika Kevin/Marcus unggul dalam berbagai aspek seperti kecepatan, kekuatan dan mental bertanding.

"Kemarin kami sudah mengatakan kalau Kevin/Marcus memang luar biasa. Kami tidak bisa mengimbangi kecepatan Kevin/Marcus, kami harus lebih cepat kalau mau menang," tutur Inoue.

"Target kami tidak muluk-muluk, kami mau tampil stabil di tiap pertandingan karena kami mau bermain di Olimpiade Tokyo 2020," imbuh Kaneko. (MB-01)