Indonesia Kembali Tanpa Gelar di Thailand Open

Minggu, 04 Juni 2023 21:35:59

 

Majalahbulutangkis.com-  Setelah gagal membawa pulang gelar juara di ajang Malaysia Masters pekan lalu, kegagalan yang sama ternyata juga merembet di ajang berikutnya di Thailand Open 2023 yang berlangsung pekan ini di Bangkok.

Meski berhasil meloloskan satu wakilnya ke final di nomor ganda putra lewat pasangan Muhamad Shohibul Fikri/Bagas Maulana. Namun, juara All England 2022 ini dibuat tak berkutik oleh pasangan muda China, Liang Wei Keng/Wang Chang yang mengalahkannya dua game langsung 10-15, 15-21 di final Minggu (4/6).

Kemenangan Liang/Wang seolah melengkapi kegagalan sektor ganda putra Indonesia. Pasalnya, sebelum mengalahkan Bagas/Fikri, pasangan peringkat 6 BWF tersebut juga beruntun mengalahkan dua pasangan Indonesia lainnya. Masing-masing Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di semifinal 21-13, 21-19 serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di perempat final 16-21, 21-15, 21-12.

“Pertandingan hari ini buat kami cukup menegangkan, hasilnya pun kurang begitu baik, kurang memuaskan. Permainan kami bisa dibilang tidak sebaik kemarin-kemarin. Saya merasa tidak terlalu tegang tapi memang kondisi di lapangan kami tertekan terus dan tidak bisa keluar dari tekanan itu. Pada awalnya pola yang kami lakukan sudah benar tapi lama-lama jadi hilang fokusnya,” ujar Fikri.

Sementara Bagas menambahkan, karena ini adalah pertemuan pertama mereka ia mengaku sempat kaget dengan permainan full power dan kuat yang ditampilkan lawan.

“Kami benar-benar kehilangan bentuk terbaik kami seperti yang kami tunjukkan kemarin di semifinal. Kami sempat bangkit di akhir-akhir gim kedua tapi memang sulit untuk membalikkan keadaan,” ungkap Bagas.

Gelar Liang Wei Keng/Wang Chang pun jadi satu-satunya yang direbut China di Thailand Open. Peluang merebut gelar di tunggal putri pupus setelah He Bing Jiao dipaksa takluk oleh pemain muda Korea, An Se Young dua game langsung 10-21, 19-21.

Korea masih menambah dua gelar lainnya di nomor ganda putri dan ganda campuran. Pasangan Kim So Yong/Kong Hee Yong memenangkan gelar ganda putri setelah mengalahkan pasangan tuan rumah Thailand, Benyapa/Nuntakarn Aimsard dua game langsung 21-13, 21-17.

Sedangkan pasangan Kim Won Ho/Jeong Na Eun merebut gelar campuran usai membuyarkan impian pasangan andalan tuan rumah Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taeratanachai lewat laga dramatis selama tiga game 11-21, 21-19, 22-20.

Satu-satunya gelar tuan rumah akhirnya dipersembahkan Kunlavut Vitisarn di nomor tunggal putra. Di final pemain berusia 22 tahun ini tak banyak kesulitan untuk menghentikan perlawanan Lee Cheuk Yiu dari Hong Kong  dua game langsung 21-12, 21-10. (dar)