Indonesia Diperkuat 14 Wakil di Kejuaraan Dunia 2026

Senin, 17 Agustus 2026 07:41:59

 

Majalahbulutangkis.com- Sebanyak 14 wakil Indonesia akan tampil di ajang bulutangkis Kejuaraan Dunia 2026 yang berlangsung di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, India, mulai Senin (17/8) hingga Minggu (23/8) mendatang.

Di sektor tunggal putra tim Merah Putih mengandalkan dua pemainnya Jonatan Christie serta Alwi Farhan. Begitu pula di tunggal putri mengutus dua pemain terbaiknya Putri Kusuma Wardhani serta Thalita R Wiryawan.

Sementara di sektor ganda putra tiga pasangan terbaik Indonesia saat ini siap berlaga, masing-masing pasangan Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama / Moh. Reza Pahlevi Isfahani, serta Raymond Indra / Nikolaus Joaquin.

Di sektor ganda putri semula hanya dua pasangan yang lolos namun belakangan Indonesia mendapat tambahan undangan satu pasangan. Alhasil Indonesia akan diwakili tiga pasangan ganda putri, masing-masing pasangan Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose / Febi Setianingrum, serta Isyana Syahira Meida / Rinjani Kwinnara Nastine.

Demikian pula di sektor ganda campuran. Semula hanya dua pasangan yang mendapat undangan, namun karena ada beberapa pasangan luar negeri yang mundur akhirnya kubu Indonesia mendapat tambahan dua pasangan. Alhasil di sektor ganda campuran kubu Indonesia akan diwakili empat pasangan, masing-masing Rehan Naufal Kusharjanto / Gloria Emanuelle Widjaja, Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah, Marwan Faza / Aisyah Salsabila Putri Pranata, serta Bimo Prasetyo / Arlya Nabila Thesya Munggaran.

Undangan di saat terakhir memang tidak disangka-sangka oleh Isyana/Rinjani dan Bimo/Thesya. Rasa senang dan excited pun menyelimuti dua pasangan muda ini.

“Alhamdulilah rasanya senang banget bisa dapat kesempatan bisa main di Kejuaraan Dunia,” ungkap Thesya.

“Kaget banget pastinya, tidak menyangka bisa main di Kejuaraan Dunia tahun ini. Kami tidak sabar untuk merasakan atmosfernya,” timpal Isyana.

Bicara soal persiapan, baik Bimo/Thesya maupun Isyana/Rinjani mengaku tidak ada kendala karena latihan intensif terus dilakukan di pelatnas.

“Kami sedang persiapan ke dua turnamen di Pontianak pada akhir Agustus sampai awal September. Lalu tiba-tiba harus main di Kejuaraan Dunia pastinya kami siap. Paling lebih disiapkan mental, kerja keras dan yakinnya,” kata Thesya.

“Kami mau ambil pelajaran dan pengalaman yang banyak di Kejuaraan Dunia ini. Harapannya bisa memberikan permainan terbaik dan hasil terbaik juga,” ujar Isyana. (dar)