Ikhsan Rumbay Ditantang Alwi di Semifinal

Sabtu, 24 September 2022 05:31:07

 

Majalahbulutangkis.com-  Unggulan teratas tunggal putra Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay masih memperlihatkan ketangguhannya untuk merebut tiket ke semifinal di ajang bulutangkis Kapal Api Indonesia Internasional Series di GOR Among Rogo, Yogyakarta.

Pebulutangkis kelahiran Tomohon, Sulut, 15 Januari 2000 yang merupakan binaan PB.Djarum Kudus ini di perempat final Jumat (23/9) sempat mendapat perlawanan keras melawan Alvi Wijaya Chairullah. Namun, laga itu pun akhirnya dimenangkan Ikhsan dalam laga tiga game 21-17, 20-22, 21-18 dalam waktu 78 menit.

"Kali ini lawan saya berbeda dari kemarin-kemarin. Alvi kan kidal, jadi tadi agak berbeda membaca bolanya," kata Ikhsan.

"Dari awal saya sudah mengira, tidak akan mudah melewati Alvi. Di gim pertama saya sempat tertekan, tapi saya coba keluar dari tekanan itu. Stabil raih poin per poin untuk mengimbangi dia. Di gim kedua saya salah dari kesiapannya di poin akhir, setelah mengejar dari 16-20 ke 20-20, fokus saya malah hilang dan kecolongan."

"Di gim ketiga saya lebih tahan fokus dan pikirannya saja," jelas Ikhsan.

Sementara bagi Alvi, walau menelan kekalahan ia tetap puas dengan penampilannya sejauh ini. Seluruh kemampuan sudah mampu dikeluarkannya.

"Alhamdulillah saya bersyukur dengan hasil sampai babak delapan besar ini. Kan di Mongolia saya kalah di babak 16 besar, jadi ada peningkatan," kata Alvi.

"Semua kemampuan sudah mampu saya keluarkan di turnamen ini. Ke depan saya harus lebih percaya diri lagi dengan permainan saya. Tadi pun melawan Bang (Ikhsan) Rumbay, senior saya yang lebih berpengalaman dan lebih matang, sedikit lagi sebenarnya. Tinggal evaluasi di non teknisnya seperti bagaimana harus mengatasi ketegangan dan keluar dari tekanan," ungkap Alvi.

Di babak semifinal, Ikhsan kembali akan ditantang rekan satu pelatnas, Alwi Farhan. Alwi sendiri di babak perempatfinal sukses menjungkalkan wakil Jepang, Keita Makino dua gim langsung 21-10, 21-13.

"Besok lawan Alwi harus main maksimal lagi. Jangan lihat dia kawan di pelatnas atau apa, harus terus berjuang. Karena kan nasib menang kalah kita sendiri yang tanggung," ungkap Ikhsan.

"Beban sebagai unggulan pertama itu mungkin ada, tapi saya jadikan itu sebuah motivasi. Buat apa jadi beban kalau akhirnya tidak bisa main maksimal. Amit-amit saya kalah nanti setidaknya saya sudah main all out," tutur Ikhsan.

Penampilan Alwi Farhan di perempat final memang sangat meyakinkan. Dukungan keluarga yang menonton langsung di GOR Among Rogo, Yogyakarta, membuat Alwi semakin termotivasi.

"Alhamdulillah senang banget bisa ke semifinal. Tadi ada keluarga juga ikut nonton jadi tambahan energi buat saya. Suporter pun banyak tadi mendukung, saya pun lebih semangat," ucap Alwi.

Di babak semifinal yang digelar Sabtu (24/9), Alwi akan berhadapan dengan unggulan pertama, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay.

"Besok lawan Bang (Ikhsan) Rumbay, saya harus mendorong diri saya untuk tidak mau kalah. Jiwa pantang menyerahnya harus dikeluarkan," tekad Alwi.

"Dia kan senior saya, mungkin akan ada beban tersendiri. Sementara saya akan mencoba bermain nothing to lose," pungkasnya.

Di laga perempat final lainnya juga terjadi kejutan ketika unggulan kedua Christian Adinata di luar dugaan kandas di tangan pemain muda yang berstatus magang di Pelatnas, Iqbal Diaz Syahputra. Christian tersingkir usai bertarung tiga game 21-10, 14-21, 16-21.

Di semifinal Iqbal akan menantang pemain senior lainnya Panji Ahmad Maulana. Pemain unggulan ketiga ini lolos ke semifinal usai mengalahkan Bobby Setiabudi dua game langsung 21-14, 21-7. (dar)

Sumber Foto: Humas PBSI