Dua Pemain Muda Ini Beda Sikap Soal Target Pribadi

Sabtu, 28 Mei 2022 20:55:17

 

Majalahbulutangkis.com- Indonesia Masters 2022 (7-12 Juni) dan Indonesia Open 2022 (14-19 Juni) akan menjadi dua ajang untuk unjuk kebolehan para pemain muda Indonesia. Setelah dua tahun vakum digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, kontan dua event ini bakal dipadati para pecinta bulutangkis Tanah Air. 

Mereka sudah pasti ingin melihat kehebatan para pemain kebanggaan negeri. Terutama para pemain muda yang belakangan telah memperlihatkan potensi dan prestasi mereka masing-masing. 

Dua di antaranya adalah Siti Fadia Silva Ramadhanti, 21, dan Daniel Marthin, 20. Kedua pemain ini tampil hebat bersama pasangan masing-masing di sektor yang menjadi spesialis mereka di SEA Games XXXI 2021 di Vietnam. 

Siti Fadia menggondol medali emas nomor perorangan bersama Apriyani Rahayu di sektor ganda putri. Hebatnya, pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara ini menjadi debut Apri/Siti Fadia sebagai pasangan. Sedangkan, Daniel bersama Leo Rolly Carnando mampu mengemas medali emas di nomor perorangan sektor ganda putra. 

Yang menarik, Siti Fadia dan Daniel sepertinya memiliki sikap berbeda terkait target pribadi mereka untuk ke depannya. 

Siti Fadia terkesan ingin meraih kesuksesan secara instan bersama Apri. Namun, mungkin ini bisa dimahfumi. Sebab, mereka kini menjadi andalan utama Indonesia di ganda putri. Lantaran baru dipasangkan, praktis Apri/Siti Fadia belum memiliki poin dan ranking dunia. Jadi, mereka wajib mendulang poin sebanyak mungkin dengan cepat demi meloloskan mereka ke Olimpiade Paris 2024. 

"Target setelah dapat medali SEA Games ya mau cari poin sebanyak-banyaknya agar bisa tampil di turnamen level atas. Pokoknya di Indonesia Masters dan Open ingin tampil habis-habisan," kata Siti Fadia dilansir dari Antara, Kamis (26/5). 

Daniel mengambil sikap lebih sabar. Ia menekankan bahwa dirinya di Leo tak mau tergesa-gesa. Mereka akan lebih menikmati proses untuk menjadi terbaik dunia. 

"Kalau target pribadi saya dan Leo mau main maksimal saja, tak mau terburu-buru ingin juara. Takutnya mainnya tak bagus. Kami mau mempelajari prosesnya dan maksimal," ungkap Daniel. 

Sikap tak mau buru-buru juara Daniel pun bisa dipahami. Pasalnya, saat ini bisa dibilang mereka hanyalah ganda putra lapis kelima di Pelatnas PBSI Cipayung. Di atas mereka masih ada Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI