Djarum Superliga Badminton 2019 Siap Digelar di Bandung

Kamis, 31 Januari 2019 19:41:24

 

Majalahbulutangkis.com- Euforia ajang bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, baru saja berlalu. Kini, giliran publik bulutangkis di Bumi Parahyangan yang bakal kedatangan bintang-bintang bulutangkis nasional dan mancanegara.

Sebuah ajang bulutangkis bergengsi bertajuk "Djarum Superliga Badminton 2019" bakal menguncang kota Bandung dengan mengambil lokasi di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) pada 18 - 24 Februari 2019. Event bulutangkis ini akan mempertandingkan nomor putra dan putri dengan format beregu Piala Thomas dan Piala Uber. Namun, bedanya di ajang ini para pemain akan bertarung membela klub masing-masing atau klub lain yang siap merekrut mereka.

Sejumlah pebulutangkis andalan Indonesia akan turun bertanding di ajang ini, diantaranya Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Greysia Polii, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan. Tak hanya dari Indonesia, para pebulutangkis yang berlaga dalam kejuaraan ini juga berasal dari berbagai negara dengan kultur bulutangkis yang sedang berkembang seperti; Sai Praneeth (India), Vladimir Ivanov (Rusia), Lee Yong Dae (Korea Selatan), Brice Leverdez (Perancis), serta Michele Li (Kanada). Mereka akan memperebutkan total hadiah sebesar 300.000 dolar AS atau senilai Rp 4,25 miliar atau meningkat dari total hadiah 250.000 dolar AS (Rp 3,5 miliar) pada Djarum Superliga Badminton 2017.

Ketua Panitia Penyelenggara Djarum Superliga Badminton 2019, Achmad Budiharto, mengungkapkan dipilihnya Kota Bandung sebagai tuan rumah tidak terlepas dari animo masyarakatnya yang sangat tinggi terhadap olahraga bulutangkis. Di samping itu, dari faktor sarana, Kota Bandung memiliki GOR Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) yang sangat memadai dengan kapasitas yang mampu mencapai 1.400 penonton.

“Meski memiliki animo yang tinggi terhadap bulutangkis, Kota Bandung sudah cukup lama absen menjadi tuan rumah kejuaraan bulutangkis bergengsi. Melalui Djarum Superliga Badminton 2019 yang akan digelar di GOR Sabuga kami harapkan bisa kembali memuaskan hasrat para penggemar bulutangkis di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung dan sekitarnya,” Achmad Budiharto.

Achmad Budiharto menambahkan, ajang Djarum Superliga Badminton 2019 ini masing-masing akan diikuti oleh 8 tim putra dan 8 tim putri. Untuk tim putra terdiri dari Hitachi (Jepang), Djarum Kudus, Daihatsu Astec, Sports Affairs (Malaysia), Jaya Raya Jakarta, Jatim United, Berkat Abdi Banjarmasin, serta Musica.

Sedangkan untuk peserta putri terdiri dari tim Tiket.com Champion Klaten, Djarum Kudus, Samurai Reptiles (Jepang), Saishunkan Unisys (Jepang), Jaya Raya Jakarta, Mutiara Cardinal Bandung, Granular (Thailand), serta Berkat Abadi Banjarmasin.

Terselenggaranya ajang ini pun disambut baik oleh Ketua Umum PP PBSI, Wiranto. Dengan banyaknya klub serta pebulutangkis mancanegara yang turut serta, diharapkan Djarum Superliga Badminton 2019 bisa menjadi ajang pembuktian diri bagi pebulutangkis Indonesia sebelum mengarungi padatnya turnamen bulutangkis sepanjang 2019.

“Kami menyambut baik kembali bergulirnya Djarum Superliga Badminton yang pada tahun 2019 ini diikuti lebih banyak atlet-atlet mancanegara. Tentu ini akan menambah kualitas turnamen yang diharapkan memberikan pengalaman berharga bagi pebulutangkis kita dalam mengasah kemampuannya,” ungkap Wiranto.

“Dalam kesempatan ini saya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para sponsor yang telah berkomitmen mendukung Djarum Superliga Badminton sebagai langkah nyata pembinaan bulutangkis di Indonesia,” Wiranto menambahkan.

Djarum Superliga Badminton 2019 merupakan kejuaraan beregu putra-putri yang mengadopsi format Piala Thomas dan Uber di mana setiap pertandingan akan memainkan tiga partai tunggal dan dua partai ganda. Setiap klub diperbolehkan memakai pemain asing dengan regulasi pemain asing tersebut hanya boleh mengikuti maksimal 3 (tiga) partai dalam setiap pertandingan dengan mekanisme satu pemain asing untuk partai tunggal.

Sementara di sektor ganda, klub memiliki dua pilihan dalam melibatkan pemain asing. Pilihan pertama yakni dua pemain asing bermain dalam satu partai atau pilihan kedua yaitu satu pemain asing berpasangan dengan pemain Indonesia di dua partai ganda.

Dengan begitu, selain memiliki pengalaman bertanding melawan atlet mancanegara, para pebulutangkis Indonesia juga memiliki kesempatan bekerjasama dengan atlet-atlet dari luar negeri guna menambah wawasan dan skill di atas lapangan. Hal tersebut selaras dengan tujuan Djarum Foundation dengan menggelar kejuaraan ini.

“Djarum Superliga Badminton 2019 merupakan komitmen Djarum Foundation dalam memajukan  bulutangkis Indonesia. Dan kami memilih format beregu dalam turnamen ini agar para pebulutangkis bisa mengutamakan kerjasama dan juga meningkatkan mental mereka di atas lapangan,” tutur Dewan Penasihat Djarum Foundation, Yan Haryadi Susanto.

Adapun pemenang dalam Djarum Superliga Badminton 2019 akan mendapat hadiah sebesar 80 ribu dolar AS untuk Juara I, 40 ribu dolar AS untuk Juara II, 20 ribu dolar AS untuk Juara III dan 10 ribu dolar AS bagi juara IV.

Pecinta bulutangkis yang ingin menyaksikan langsung Djarum Superliga Badminton 2019 bisa membeli tiket di Blibli.com. Terdapat dua kategori tiket yakni VIP seharga Rp 40 ribu (pertandingan Senin-Jumat) dan Rp 75 ribu (pertandingan Sabtu-Minggu). Serta kategori Reguler seharga Rp 25 ribu (pertandingan Senin-Jumat) dan Rp 50 ribu (pertandingan Sabtu-Minggu).

Selain itu, Blibli.com juga memberikan discount menarik sebesar Rp 10 ribu untuk tiket pre-sale di tanggal pembelian 1-8 Februari 2019 dan discount Rp 5 ribu di tanggal pembelian 9-15 Februari 2019.

Setiap pertandingan Djarum Superliga Badminton 2019 juga akan disiarkan melalui live streaming di website www.djarumbadminton.com. Selain itu, pertandingan di partai puncak juga akan disiarkan secara langsung di Kompas TV pada Sabtu dan Minggu (23-24 Februari). (MB-01)