Daihatsu Astec Open 2019 Sambangi Tujuh Kota di Indonesia
Selasa, 26 Febuari 2019 09:49:31
Majalahbulutangkis.com- Setelah sukses digelar sejak 2016 lalu dengan menyambangi berbagai kota di Indonesia, ajang bulutangkis bertajuk Daihatsu Astec Open 2019 siap menyapa kembali para pebulutangkis muda di seluruh tanah air.
Sebanyak tujuh kota di Indonesia akan menjadi tuan rumah di perhelatan bulutangkis yang merupakan kolaborasi antara PT.Astra Daihatsu Motor dan Astec. Makin semarak dengan dukungan Frisian Flag Indonesia yang mulai tahun ini ikut terlibat sebagai sponsor pendukung.
Tujuh kota yang akan disambangi ajang Daihatsu Astec Open 2019, dimulai dari Seri I di Medan (11-16 Maret), Seri II di Balikpapan (26-30 Maret), Seri III di Bandung (2-6 Juli), Seri IV di Yogyakarta (20-24 Agustus), Seri V di Makassar (10-14 September), Seri VI di Surabaya (8-12 Oktober), serta Grand Final di Jakarta, 4-9 November).
Turnamen Daihatsu Astec Open 2019 ini akan mempertandingkan beberapa kategori berdasarkan kelompok umur. Dimulai dari KU-13, KU-15, KU-17, KU-19, Dewasa, serta Veteran. Tak hanya menggelar turnamen, seperti tahun-tahun sebelumnya di sela-sela penyelenggaraan turnamen ini juga dilakukan acara Coaching Clinic yang dipandu langsung oleh dua legenda bulutangkis Indonesia, Alan Budikusuma serta Susy Susanti.
Dibanding dengan tiga kali penyelenggaraan sebelumnya, persaingan di ajang Daihatsu Astec Open 2019 ini dipastikan bakal makin keras. Pasalnya, mulai tahun ini level turnamen ditingkatkan ke level internasional di bawah supervisi Badminton Asia Confederation (BAC). Sebanyak lima kota yang naik level internasional BAC masing-masing Medan, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, serta Jakarta. Sedangkan di dua kota lainnya masing-masing Balikpapan dan Makassar termasuk dalam level turnamen Sirnas B.
Dengan meningkatnya level turnamen ke jenjang internasional maka dipastikan ajang Daihatsu Astec Open 2019 akan diburu oleh para pemain muda dari mancanegara. Umumnya mereka mengejar poin untuk meningkatkan peringkat mereka akan bisa tampil di turnamen yang lebih tinggi lagi.
"Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh pebulutangkis di seluruh Indonesia yang akan mengikuti Turnamen Daihatsu Astec Open 2019. Semoga dengan meningkatnya level turnamen ke level internasional akan makin memotivasi dan melahirkan bibit-bibit muda bulutangkis dari berbagai daerah di Indonesia. Pada gilirannya akan memberikan kontribusi pada kejayaan bulutangkis Indonesia hingga ke ajang kompetisi tingkat dunia," jelas Amelia Tjandra, Marketing Director PT.Astra Daihatsu Motor kepada wartawan di Jakarta, Senin (25/2).
Sementara Susy Susanti, Direktur Astec sekaligus penggagas terselenggaranya event ini mengakui penyelenggaraan Daihatsu Astec Open 2019 ini selalu dinanti-nanti oleh para pebulutangkis muda di seluruh Indonesia.
"Terutama di daerah-daerah yang masih minim dengan turnamen bulutangkis level nasional dan internasional, tentu, event ini sangat diperlukan untuk menguji hasil latihan mereka selama ini," ungkap Susy.
Peraih medali emas tunggal putri Olimpiade Barcelona 1992 ini berharap penyelenggaraan Daihatsu Astec Open 2019 akan menyedot hingga mencapai 6.000 peserta. Jumlah tersebut juga dicapai saat perhelatan tahun lalu.
Di sisi lain, Frisian Flag Indonesia yang baru terlibat di penyelenggaraan tahun ini juga memiliki komitmen yang sama yakni ingin ikut andil dalam pengembangan olahraga bulutangkis di Indonesia.
"Frisian Flag berkomitmen membangun keluarga kuat Indonesia dengan menyelenggarakan aktivitas-aktivitas yang menginspirasi generasi muda untuk mengadopsi gaya hidup sehat dan aktif, dan semangat meraih prestasi. Kami sangat senang komitmen ini sejalan dengan misi Daihatsu Astec Open yang berkeinginan membangun generasi sehat bagi masa depan bangsa dengan mencari bibit-bibit pebulutangkis andal," ujar Andrew F.Susanto, Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia. (Daryadi)
Baca Juga
- Home Tournament Klub Mitra PB Djarum Catat Sukses Besar
- China Open 2019: Gelar Ganda Putra Jadi Milik Indonesia
- Wakil Indonesia, Thailand Dan AS Ke Semifinal Polytron Superliga Junior
- Marcus Harus Operasi, The Minions Absen Dari Dua Turnamen
- Kalah Dari Ranking 1 Dunia Lecut Siti Fadia Lebih Konsisten