Berkekuatan Minimalis Tim Indonesia Bertolak ke Swiss

Minggu, 28 Febuari 2021 19:16:06

 

Majalahbulutangkis.com- Hanya berkekuatan minimalis, tim bulutangkis Indonesia telah bertolak ke Swiss untuk mengikuti turnamen Swiss Open 2021 yang akan berlangsung di St Jacobhalle Basel, Basel, Swiss, 2-7 Maret 2021.

Berkekuatan 22 orang yang terdiri dari 14 atlet, 3 pelatih, dan 5 tim pendukung, tim Indonesia bertolak dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Sabtu (27/2) pukul 21.40 WIB, dengan menggunakan maskapai Turkish Airlines nomor penerbangan TK 57.

Menurut manajer tim, Eddy Prayitno, selain menambah poin Olimpiade untuk Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, turnamen keempat di tahun ini juga merupakan kesempatan pemain muda tampil di turnamen level atas.

"Kalau bicara target, yang pasti menambah poin Olimpiade untuk Hafiz/Gloria. Selebihnya, kesempatan untuk beberapa pemain muda tampil di turnamen level atas," ungkap Eddy.

Sebelumnya, seluruh tim yang berangkat ini sudah menjalani tes usap PCR pada Kamis (25/2) dan mendapat vaksin tahap pertama pada Jumat (26/2). Eddy juga menilai, vaksinasi tersebut menambah motivasi saat bertanding.

"Selain kita sudah tes swab PCR yang hasilnya negatif semua, dengan sudah divaksin, kita lebih percaya diri. Sehingga menambah motivasi kita untuk siap tempur," tutur Eddy.

"Mohon doa restu dari teman-teman bulutangkis di Indonesia, agar dalam turnamen ini bisa sukses dan sehat selalu semua. Insya Allah pulang bisa membawa prestasi," tambahnya.

Pada turnamen ini, tunggal putra dan tunggal putri masing-masing hanya mengirim satu wakil. Yaitu Shesar Hiren Rhustavito dan Ruselli Hartawan. Vito mengaku akan lebih maksimal berjuang sebagai satu-satunya wakil tunggal putra di Swiss.

"Beban sih tidak, cuma baru pertama kali ini (tunggal putra) berangkat sendirian di satu turnamen. Pastinya mungkin kesepian. Tidak ada teman kan. Kalau dari sektor lain ada, tapi dari sektor tunggal putra cuma saya sendiri. Jadi harus berjuang sendirian sih, harus lebih maksimal lagi perjuangannya," kata Vito.

Dari hasil undian yang telah dilakukan pemain binaan PB.Djarum ini akan berhadapan dengan pemain senior Korsel, Son Wan Ho yang pernah menduduki peringkat 1 dunia.

"Kalau persiapan dari kemarin latihan sudah maksimal, nanti tinggal di sana saja. Mau menunjukkan saja yang terbaik untuk Indonesia," tegasnya.

Sedangkan di nomor tunggal putri selain Ruselli, kubu Indonesia juga sempat mendaftarkan nama Gregoria Mariska Tunjung. Namun akhirnya pemain binaan PB.Mutiara Bandung ini urung diberangkatkan. Padahal nama Gregoria juga masuk dalam hasil undian dimana di babak pertama ia akan berhadapan dengan Line Hojmark Kjaersfeldt (Denmark).

Dikonfirmasi Rionny Mainaky, Kabid Binpres PP PBSI, pada turnamen level super 300 ini Indonesia berjuang tanpa wakil ganda putri. Setelah dia berdiskusi dengan kepala pelatih, Eng Hian, pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto dan Nita Violina Marwah/Putri Syaikah terpaksa ditarik dari turnamen ini karena faktor performa.

"Untuk ganda putri, di turnamen Swiss Terbuka ini terpaksa kami tarik. Alasannya karena pada waktu latihan dan performanya tidak seperti yang kami harapkan," konfirmasi Rionny.

"Jadi saya konfirmasi dan setelah berdiskusi dengan pelatihnya, lebih baik mundur. Takutnya penampilannya tidak baik dan tidak maksimal. Sehingga kami tarik dari Swiss Terbuka," tutur Rionny.

Nama dua ganda putri Indonesia tersebut sebetulnya sudah masuk dalam daftar undian yang telah dilakukan dua pekan sebelumnya. Menurut jadwal seharusnya Siti Fadia/Ribka akan ditantang pasangan Swiss, Caroline Racloz/Jenjira Stadelman. Sedangkan Nita/Putri akan berhadapan dengan sesama pasangan muda asal Thailand, Benyapa Aimsard/Nuntakarn Aimsard. Jika melihat undian sesungguhnya peluang Fadia/Ribka cukup besar untuk melangkah minimal hingga ke perempat final.

Dengan ditariknya pasangan ganda putri, Indonesia memiliki delapan wakil pada turnamen Swiss Terbuka. Yaitu satu tunggal putra, satu tunggal putri, tiga pasang ganda putra, dan tiga pasang ganda campuran.

Skuad Indonesia di Swiss Open 2021:

Tunggal Putra: Shesar Hiren Rhustavito

Tunggal Putri: Ruselli Hartawan

Ganda Putra: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri

Ganda Campuran: Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. (MB-01)