[All England 2022] Plus-minus Performa Grego dan Dua Ganda Campuran Pelatnas
Kamis, 17 Maret 2022 22:57:42
Majalahbulutangkis.com- Prediksi Rionny Mainaky bahwa gelar juara Indonesia, khususnya untuk atlet Pelatnas, hanya ada di sektor tunggal putra, ganda putra, dan ganda putri di All England 2022 terbukti. Pasalnya, Indonesia sudah tak punya wakil di sektor tunggal putri dan ganda campuran.
Gregoria Mariska Tunjung, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso harus angkat koper lebih cepat dari Birmingham, Inggris. Mereka terhenti di babak I atau 32 besar, Rabu (16/3).
Grego bertekuk lutut dari unggulan 4 asal Korea Selatan, An Se Young, 16-21, 4-21. Rionny menyebut tunggal putri berusia 23 tahun ini kurang berani dan percaya diri saat bermain.
"Penampilan Gregoria untuk gim pertama cukup baik dan yakin, itu bisa dilihat dari startnya yang berani menyerang lalu bisa unggul 5-0, 6 -1, 7-2," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Setelah terjadi reli panjang dan buat kesalahan, kepercayaan diri dia mulai hilang. Lalu An Se Young mulai ajak untuk mengikuti pola permainannya, jadi Gregoria mainnya ragu-ragu, merasa strategi dan permainan dia tak jalan dan tak siap capek. Itu membuat mainnya tak bisa all out," imbuhnya.
Rionny berpesan kepada Grego untuk meningkatkan daya juangnya di lapangan. Terutama saat melawan lawan-lawan yang berada di peringkat 10 besar dunia.
"Untuk melawan pemain dunia yang peringkatnya di atas 10 besar harus kerahkan seluruh kemampuan dan mempunyai motivasi dan daya juang yg tinggi. Ia masih terlihat kurang berani dan kalah pada diri sendiri," sebutnya.
Hasil mengecewakan juga diraih dua ganda campuran. Rinov/Pitha kembali dihentikan pasangan Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith 17-21, 19-21. Sementara Adnan/Mychelle menyerah 14-21, 21-13, 16-21 dari Tan Kian Meng/Lai Pei Jing asal Malaysia. Nova Widianto menyampaikan evaluasinya.
"Penampilan Rinov/Pitha kemarin kurang bagus, mereka dari start sudah tertekan terus padahal biasanya di beberapa pertemuan terakhir start kita selalu bagus lawan mereka," ungkap Nova.
"Mainnya agak kurang lepas mungkin karena di pertemuan terakhir di Jerman mereka kalah. Tapi segi positifnya dari segi daya juangnya bagus, mereka tak gampang menyerah," lanjut Nova.
Berbeda dengan Rinov/Pitha, Nova memuji penampilan Adnan/Mychelle yang menurutnya mengalami banyak kemajuan.
"Untuk Adnan/Mychelle penampilan kemarin sudah banyak kemajuan tapi di awal main masih kurang yakin. Banyak mati sendiri," ujar Nova.
"Gim dua dan tiga, sudah lebih berani banyak reli ngadu pukulan, sayang di poin-poin akhir mereka hilang lagi fokusnya. Terbawa permaianan lawan. Banyak bola-bola gampang mati dan salah buangannya," ucap Nova.
Berikutnya, ketiga andalan Indonesia ini dijadwalkan turun di ajang Swiss Open 2022 di Basel, pekan depan.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI