All England 2019: Tommy Melaju, Jonatan Kandas

Jumat, 08 Maret 2019 08:10:59

 

Majalahbulutangkis.com- Pebulutangkis tunggal putra senior Indonesia, Tommy Sugiarto secara meyakinkan mampu melangkah ke babak perempat final ajang All England 2019 di Arena Birmingham, Birmingham, Inggris.

Pemain senior yang tak lagi bergabung di Pelatnas PBSI ini harus bermain ketat selama tiga game dalam waktu 80 menit sebelum menyingkirkan pemain muda Tiongkok, Huang Yuxian 22-24, 21-17, 21-16 di babak kedua Kamis malam (7/3).

Dalam pertandingan ini, Tommy diganjar kartu merah oleh wasit karena dianggap menunda permainan. Namun Tommy sempat kebingungan mengapa ia langsung dijatuhi kartu merah tanpa adanya peringatan sebelumnya.

"Nggak ada peringatan pertama, tapi langsung ngeluarin kartu merah," kata Tommy ketika ditanya soal insiden kartu merah.

"Saya tadi bermain fokus dari pertama dan siap untuk reli panjang. Sebetulnya lawan ada kans di game kedua, sudah leading jauh, tapi dia menurunkan kecepatan. Itu menjadi angin segar buat membalikkan keadaan," jelas Tommy.

Pada pertandingan kali ini, Tommy tampak didampingi Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Diakui Tommy ini membawa pengaruh baik dalam permainannya hari ini. Tak hanya mengingatkan Tommy untuk terus siap dan semangat, baik Hendra maupun Ahsan ternyata juga memberikan masukan teknis kepada Tommy.

"Mereka yang menawarkan, mau ditemenin nggak? Biasanya di lapangan saya merasa sendiri, sekarang ada yang memberi arahan, ada yang menemani. Ada juga instruksi teknik, karena mereka kan dulunya juga pemain tunggal, sedikit banyak mereka mengerti juga permainan tunggal," jelas Tommy.

Sayangnya, langkah Tommy tak diikuti oleh pemain Pelatnas PBSI Jonatan Christie. Peraih emas Asian Games 2018 ini. Jonatan harus terhenti di tangan Kidambi Srikanth (India), dengan skor 17-21, 21-11, 12-21.

Dalam pertandingan kali ini, Jonatan menilai Srikanth tampil lebih baik ketimbang pertemuan mereka sebelumnya di Daihatsu Indonesia Masters 2019. Kala itu Jonatan berhasil memenangkan pertandingan.

"Hari ini Srikanth main lebih bagus, tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. Dia bisa menerapkan strategi yang tepat melawan saya," kata Jonatan setelah pertandingan.

"Saya tahu dia akan melepas game kedua, dia sudah punya plan di game ketiga dan mempersiapkan tenaga. Tapi pada kedudukan 2-1 di game ketiga, saya merasa kulit jari kaki telunjuk kiri saya sobek dan agak berdarah. Sebetulnya saya sudah coba tahan, tapi perih sekali dan ini berpengaruh ke pergerakan saya yang jadi lebih lambat," kata Jonatan.

Jonatan juga mengatakan bahwa hari ini ia tak tampil di permainan terbaiknya. Ia banyak melakukan kesalahan-kesalahan tak perlu yang akhirnya menambah perolehan angka untuk lawan.

"Di pertandingan kali ini saya banyak membuat kesalahan sendiri, banyak mati sendiri, yang seharusnya tidak saya lakukan," tambahnya. (MB-01)