All England 2019: Hendra/Ahsan Melangkah ke Final
Minggu, 10 Maret 2019 10:46:19
Majalahbulutangkis.com- Impian terciptanya laga final sesama pasangan Indonesia di ajang All England 2019 di Arena Birmingham, Inggris, gagal terwujud. Pasalnya dari dua wakil Indonesia yang di semifinal Sabtu malam atau Minggu dini hari WIB (10/3), hanya Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang mampu lolos ke final.
Satu tiket final All England 2019 diamankan pasangan Hendra/Ahsan yang sukses mengalahkan pasangan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), dengan skor 21-19, 21-16.
Pertandingan begitu sengit di game pertama, keadaan sempat menegangkan pada kedudukan 19-19. Akan tetapi pada akhir game kedua, Hendra mengalami masalah pada betis kanannya, akibat mendarat tak sempurna setelah melakukan jumping smash.
Keadaan Hendra terus menurun, ia sempat meminta pertolongan dokter pertandingan sebanyak dua kali untuk memasangkan decker dan menyemprot cairan penahan rasa sakit di betisnya.
Akan tetapi, perjuangan Hendra /Ahsan begitu luar biasa. Kamura/Sonoda yang sadar akan keadaan Hendra, juga tak mampu memanfaatkan kesempatan. Hendra/Ahsan akhirnya lolos ke final dan membuka peluang mengulang sukses lima tahun lalu kala mereka juga berjaya di turnamen tertua di dunia ini.
“Koh Hendra tetap mau fight, jadi kami harus fight. Tempo main berubah, Jepang juga mau mengubah tempo, ini menguntungkan buat kami, mereka jadi lebih banyak angkat bola,” kata Ahsan setelah pertandingan. Hendra tidak dapat mengikuti sesi wawancara karena harus segera mendapat perawatan atas cederanya.
“Tadi pasti ada khawatir, pola permainan berganti. Lawan mau memperlambat tempo main, mereka mau jauh-jauhkan bola, tapi kami sebisa mungkin ngambil pola supaya koh Hendra banyak di depan, tapi sebaliknya dia banyak di belakang. Tapi alhamdulillah tadi banyak dapat poin juga” jelas Ahsan.
“Bukan strategi ya mau main dengan pola begitu, memang keadaan yang menuntut kami begitu. Sebisa mungkin kami kontrol, kalau tidak kontrol bisa pontang-panting. Nggak mau mikir terlalu jauh, mikir satu-satu dulu, akhirnya kami bisa sampai ke final,” ujarnya.
"Untuk besok, bisa main. Main saja, sakit nggak sakit. Setelah tanding tadi diterapi, semoga besok keadaannya lebih baik," kata Hendra.
Sayangnya, pasangan ganda putra Indonesia lainnya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tak berhasil mengamankan tiket final All England 2019. Keduanya dikalahkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam pertarungan tiga game, 21-12, 20-22, 19-21.
Duel Fajar/Rian dan Chia/Soh berlangsung begitu sengit. Namun di game kedua dan ketiga, Fajar/Rian mendapat tekanan balik dari Chia/Soh. Dalam pertemuan sebelumnya di Malaysia Masters 2019, Fajar/Rian juga dikalahkan Chia/Soh dengan skor 24-26, 15-21.
"Kami kurang berani di game ketiga dan servis nya nggak safe. Servis dan pembukaan itu penting," kata Fajar mengomentari servisnya yang dinyatakan fault oleh hakim servis.
"Soal servis ini pasti ada pengaruhnya, saya bingung, dari babak awal, baru di-fault nya hari ini. Ini jadi pelajaran buat saya supaya lebih safe lagi, benar-benar rugi sekali dari servis ini," tambah Fajar. (MB-01)