WC 2018: Kiprah Anthony dan Tommy Terhenti di Babak Kedua

Rabu, 01 Agustus 2018 21:31:43

 

Majalahbulutangkis.com- Kubu Indonesia dipastikan tidak memiliki wakil di nomor tunggal putra di ajang World Championships 2018 di Nanjing, Tiongkok. Kenyataan pahit ini terjadi setelah dua andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto tersungkur di babak kedua Rabu (1/8).

Anthony yang semula berharap mampu menembus semifinal, di luar dugaan dibuat tak berkutik melawan pemain asal Jepang, Kanta Tsuneyama dua game langsung 17-21, 13-21. Nasib serupa juga dialami Tommy yang menyerah di tangan Hans Kristian Solberg Vittinghus dalam dua game langsung, 14-21, 15-21.

"Di game pertama saya sudah bermain dengan inisiatif menyerang lebih dulu, tetapi pertahanan dia bagus dan tidak mudah ditembus. Di awal game kedua, saya masih berusaha untuk bermain dengan tempo cepat, tapi dia kembali memperlambat permainan, memang dia tidak suka tempo main cepat," kata Anthony.

"Saya banyak melakukan kesalahan sendiri di game kedua. Ini memang sering terjadi pada saya, menurut saya ini karena cara mainnya. Saya sudah memberi penempatan bola yang sulit dan membuat lawan berlari, tapi pengembalian saya banyak yang tidak akurat. Sering 'mati sendiri' malah jadi banyak ragu-ragu. Mau angkat bola kalau tidak out, jadinya tanggung," tambahnya.

Sebelumnya kubu Indonesia juga sudah kehilangan peluang di nomor tunggal putri setelah Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani terhenti di babak kedua. Gregoria dikalahkan wakil Tiongkok, Chen Yufei dalam dua game langsung, 17-21, 20-22. Fitriani juga harus angkat koper lebih awal usai takluk dari unggulan ketiga asal India, P.V Sindhu, dengan skor 14-21, 9-21.

Memasuki babak 16 Besar, kubu Indonesia punya delapan wakil. Mereka masing-masing, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan/Hardianto, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja serta Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (MB-01)