Tim Harimau Ungguli Tim Banteng 4-1 di Simulasi Piala Sudirman

Rabu, 08 September 2021 21:00:56

 

Majalahbulutangkis.com- Tim Harimau sukses mengalahkan tim Banteng dengan skor telak 4-1 dalam simulasi Piala Sudirman, Piala Thomas & Uber yang digelar di Pelatnas Cipayung, Rabu (8/9). Kemenangan Tim Harimau dicatat berkat sukses dua pemain andalannya Jonatan Christie di tunggal putra dan Putri Kusuma Wardhani di tunggal putri.

Jonatan memastikan keunggulan tim Harimau di partai keempat usai menghentikan perlawanan Shesar Hiren Rhustavito lewat drama rubber game 13-21, 21-14, 21-15. Tertinggal di gim pertama, Jojo, sapaan akrabnya, bangkit di gim kedua dan ketiga.

"Pertandingan berjalan dengan seru, karena kita sudah sering bertemu juga kekurangan dan kelebihan masing-masing sudah saling mengetahui. Jadi tadi siapa yang lebih siap saja yang bisa menang," ucap Jojo selepas pertandingan.

"Di gim pertama saya tidak cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan yang berangin dan permainan Vito, sehingga banyak melakukan kesalahan sendiri. Di gim kedua dan ketiga saya main lebih santai dan mencoba memegang kendali permainan, saya main cepat dan jauh-jauhkan bola dari jangkauannya," lanjutnya.

Peraih medali emas Asian Games 2018 mengungkapkan bahwa simulasi semacam ini sangat penting dilakukan sebagai pemanasan jelang ajang penting. Selain itu, ia juga menyampaikan kunci dalam membangun kekompakan tim.

"Simulasi ini penting banget karena simulasi adalah salah satu pertandingan bayangan sebelum kita menuju pertandingan sebenarnya            nanti dan saya berharap dari simulasi ini kita bisa membangun atmosfer dari timnya sendiri karena sangat berbeda pasti antara pertandingan beregu dan individual. Mari kita berikan yang terbaik," kata Jojo.

"Di kejuaraan beregu, kami tunggal putra dididik pelatih kami untuk saling dukung. Siapapun yang bertanding nanti harus saling support dan jaga. Semoga semua tim terus diberikan kesehatan dan terhindar dari cedera sampai pertandingan nanti. Itu kunci menjaga kekompakan tim," tutur Jojo.

Di laga kelima, Putri Kusuma Wardani juga mencetak kemenangan. Putri menang straight game atas Stephanie Widjaja dengan skor 21-13, 21-18.

"Saya tadi saat masuk lapangan agak tegang, tapi setelah itu hilang tegangnya dan bisa main lepas. Saya puas dengan permainan saya hari ini. Semoga ini bisa menjadi modal saya bila terpilih nanti," kata Putri.

"Persiapan saya seperti turnamen biasa saja. Hanya memang intensitasnya makin dinaikkan. Saya berharap bila dipercaya bisa menampilkan yang terbaik," pungkas Putri.

Di tiga laga sebelumnya, kejar mengejar angka terus tersaji. Tim Harimau membuka keunggulan lewat Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang mengalahkan Nita Violina Marwah/Putri Syaikah 21-19, 22-20. Tim Banteng membalas di laga berikutnya saat Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja menyudahi perlawanan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dengan skor 21-13, 22-24, 21-17.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kembali membawa tim Harimau unggul. Pasangan nomor tujuh dunia tersebut mengalahkan pasangan muda berbakat, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dengan skor kembar 21-17, 21-17.

Sementara pada simulasi sehari sebelumnya Selasa (7/9), Tim Rajawali yang diisi mayoritas pemain muda berhasil menang tipis 3-2 atas tim Garuda.

Kejutan langsung terjadi di partai perdana, saat Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela yang membela tim Rajawali mencuri kemenangan dari juara Kejuaraan Dunia Junior 2017 Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari di sisi tim Garuda. Zacha/Bela menang rubber game 16-21, 21-15, 21-19.

Tim Garuda langsung merespon dengan menyamakan kedudukan. Pasangan dadakan Apriyani Rahayu/Febby Valencia Dwijayanti Gani berhasil menang atas Amalia Cahaya Pratiwi/Febriana Dwipuji Kusuma 19-21, 21-19, 21-15. Apriyani yang biasa berpasangan dengan Greysia Polii, di simulasi ini harus berganti pasangan dengan juniornya, Febby. Tapi mereka tidak menemukan kesulitan yang berarti untuk memetik kemenangan.

"Di gim pertama mainnya kami masih buang bola, banyak mati sendiri, banyak salah sendiri. Kak Apri juga kasih tahu untuk main safe dan lebih mengatur. Senang banget bisa dipasangkan sama kak Apri yang baru juara Olimpiade. Pelajarannya lebih banyak dari cara main, saya siap kalau nanti dipasangkan dengannya," ujar Febby.

"Awalnya kita kan belum menemukan pola permainan yang pas. Febby juga ada kendala di tangannya tapi bersyukur dia bisa bertahan sampai akhir. Sekiranya ke depan kami bisa lebih baik, Febby dan saya. Di gim kedua kami sudah mulai masuk polanya. Komunikasi juga lancar jadi tadi bisa memenangkan pertandingan. Amalia/Febriana bermain bagus, mereka punya kualitas di serangan dan pola panjangnya," sambung Apriyani.

Di partai ketiga, dua pasangan ganda putra dadakan saling bertemu. Tim Rajawali diwakili Hendra Setiawan/Moh. Reza Pahlevi Isfahani melawan Marcus Fernaldi Gideon/Pramudya Kusumawardana dari tim Garuda. Laga dimenangi Hendra/Reza yang tampil lebih ok terutama di gim penentuan. Pasangan senior-junior itu menang dengan skor 16-21, 21-18, 21-14.

"Kita sudah fokus ke turnamen beregu, sekitar dua minggu lagi kita akan berangkat. Sejauh ini semuanya ok. Senang bisa main di simulasi ini. Semoga kita bisa bawa pulang piala itu nanti," tutur Hendra.

Skor kembali berimbang di partai keempat. Chico Aura Dwi Wardoyo berhasil menunda pesta kemenangan Rajawali usai menuntaskan perlawanan Christian Adinata dua gim langsung 21-10, 21-18.

Kemenangan Rajawali akhirnya benar-benar terwujud di partai kelima, Saifi Rizka Nurhidayah menyumbang poin penting setelah menang atas Ester Nurumi Tri Wardoyo. Di gim pertama, Saifi unggul cukup mudah 21-13. Baru di gim kedua, Saifi mendapat perlawanan sepadan dari Ester. Kejar mengejar skor pun tidak terelakkan hingga di poin-poin kritis, ketenangan membuat Saifi berhasil mengunci kemenangan 25-23. (MB-01)