Thailand Masters 2020: Akane Kembali Ganjal Langkah Gregoria

Sabtu, 25 Januari 2020 05:57:51

 

Majalahbulutangkis.com- Tunggal putri terbaik Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung belum mampu melewati hadangan pemain andalan Jepang, Akane Yamaguchi. Gregoria lagi-lagi menyerah dua game langsung 23-25, 14-21 saat berhadapan dengan Akane di perempat final ajang bulutangkis Thailand Masters 2020 di Bangkok, Jumat (24/1)

Hasil ini menambah ketertinggalan Gregoria dari Yamaguchi dalam rekor pertemuannya. Sebelumnya lima kali bertanding, Gregoria baru bisa mengamankan satu kemenangan.

Memulai game pertama, Gregoria dan Yamaguchi beradu ketat di lapangan. Gregoria kemudian membuka peluang dengan unggul 10-8 dan 15-11. Namun Yamaguchi kembali menyusul dan berebut poin satu demi satu dari Gregoria. Keduanya sempat terlibat empat kali setting point. Sayang akhirnya kemenangan game pertama tak bisa dikantongi Gregoria. Ia kalah 23-25.

“Game pertama saya coba kena-kenain bola dia aja. Sama saya main lebih sabar. Tapi di beberapa poin saya kurang fokus menahan diri. Kaya beberapa kali bola sudah enak, saya pengen cepat-cepat matiin. Padahal untuk lawan pemain ulet kaya dia, nggak mungkin bola sekali serang langsung jebol. Kecuali bolanya sudah mentah banget. Tapi tadi saya beberapa kali malah maksain dan spekulasi. Jadi banyak posisi yang nggak pas,” jelas Gregoria.

Masuk ke game berikutnya, Gregoria rupanya tak bisa tampil lebih baik dari sebelumnya. Sempat unggul di awal dengan 4-1, namun akhirnya Gregoria harus menerima kekalahan 14-21 di game keduanya.

“Game kedua saya kurang lepas dan leluasa, karena kepikiran game pertama yang kalah. Mentalnya kurang kuat untuk keluar dari tekanan,” ujar Gregoria.

“Mungkin saya terlalu mikirin hasil. Karena game pertama kalah, jadi game kedua harus lebih maksa. Tapi jadinya kurang lepas dan maksa di lapangan. Jadinya semua bola yang harusnya gampang, malah out. Kontrol juga kurang akurat jadinya,” lanjut atlet binaan PB.Mutiara Cardinal Bandung ini.

Kegagalan juga dialami satu-satunya tunggal putra andalan Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito yang dipaksa mengakui Shi Yuqi (Tiongkok) dalam laga dua game 19-21, 15-21.

Satu-satunya harapan Indonesia di turnamen BWF Super 300 berhadiah total 170.000 dolar AS ini tinggal tersisa dari nomor ganda campuran melalui pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle  Widjaja. Di perempat final mereka sukses mengalahkan rekan sendiri Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso 21-19, 21-18. Lawan mereka di babak semifinal Sabtu (25/1) adalah pasangan asal Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing.  (MB-01)