Thailand Masters 2019: Fitriani Raih Final Pertama di BWF Super 300

Minggu, 13 Januari 2019 06:51:17

 

Majalahbulutangkis.com- Pebulutangkis tunggal putri andalan Indonesia, Fitriani sukses meraih final pertamanya di musim 2019 di ajang Thailand Masters 2019 yang digelar di Bangkok, Thailand.

Di laga final turnamen BWF World Tour Super 300 yang menyediakan hadiah total 150.000 dolar AS yang akan berlangsung Minggu siang (13/1), Fitriani akan menantang andalan tuan rumah Thailand, Busanan Ongbungrumphan. Fitriani pun menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang masih bertahan hingga ke babak final.

Fitriani melesat ke laga puncak Thailand Masters 2019 usai menundukkan Deng Joy Xuan (Hong Kong), dengan skor 12-21, 21-19, 21-16. Tampil dengan permainan andalan reli balik serang, Fitri lolos ke final dan membuka peluang untuk merebut gelar pertamanya di tahun ini.

Dituturkan Minarti Timur, sang pelatih yang mendampingi di Bangkok, Fitri tampil lebih berani dan mampu meredam kelebihan-kelebihan lawan.

"Dari awal sudah berani reli dulu, kalau ada kesempatan baru balik serang. Bisa mengendalikan pukulan-pukulan lawan yang tajam dan akurat dengan menerapkan pola main yang sudah direncanakan seperti merusak posisi lawan untuk bisa menyerang balik," ujar Minarti.

Fitri juga dapat memanfaatkan kesempatan saat kondisi fisik lawan sudah mulai menurun di game kedua dan ketiga.

"Di game kedua dan ketiga, stamina lawan mulai kendor dan pukulannya tidak akurat lagi, jadi Fitri punya banyak kesempatan untuk menyerang dan mematikan lawan," lanjut Minarti.

"Saya coba meyakinkan Fitri untuk berpikir positif dan menikmati setiap permainan yang dijalani, yang penting jangan mau kalah dan lebih berani, dan yang pasti mendekatkan diri dengan Tuhan membuat Fitri lebih tenang dan fokus," ujarnya saat ditanya tentang penampilan Fitri yang cukup baik di turnamen ini.

Fitri akan ditantang Busanan Ongbumrungphan, unggulan kedelapan yang juga wakil tuan rumah. Rekor pertemuan sementara diungguli Fitri dengan skor 2-1. Fitri menang di pertemuan terakhir mereka di Korea Masters 2018 dengan skor 21-18, 12-21, 21-11.

"Busanan mainnya bagus dari babak awal, apalagi dia wakil tuan rumah. Fitri mesti berani dulu, terapkan reli-reli balik serang. Fitri harus siap capek dan lebih nekad dengan berusaha mengembalikan bola-bola sulit dari lawan, yang penting main rapi dulu," sebut Minarti.

Sebelumnya di babak perempat final Fitriani juga harus bertarung tiga game sebelum menundukkan pemain muda Singapura, Yeo Jia Min, dengan skor 14-21, 21-15, 21-18. (MB-01)